pilihan +INDEKS
MS Laporkan 5 Pegawai KPI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Publikterkini.com - MS, pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang menjadi korban pelecehan seksual oleh rekan sekantor, telah melaporkan lima orang terduga pelaku ke Polres Metro Jakarta Pusat.
Berdasarkan surat tanda penerimaan laporan dari kepolisian, diketahui bahwa laporan tersebut dilayangkan pada Rabu (1/9/2021) pukul 23.30 WIB.
MS melaporkan lima orang pegawai KPI, yakni RM, FP, RT, E0 dan CL.
Kelimanya dilaporkan telah melakukan tindak pidana merusak kesopanan dengan kekerasan dan atau merusak kesopanan di depan umum, serta perbuatan tidak menyenangkan.
Kejadian itu terjadi pada 22 Oktober 2015, di Kantor KPI, Jakarta Pusat.
Awalnya, MS sedang bekerja di ruang kerjanya. Tiba-tiba, ke lima rekan kerjanya itu secara bersama-sama langsung memegang badan korban.
Di antara mereka juga ada yang bertugas membuka celana MS dan mencoret-coret kemaluan MS menggunakan spidol lalu difoto.
"Atas kejadian itu, pelapor (MS) merasa malu dan mengalami trauma secara psikis dan melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polres Metro Jakarta Pusat guna proses lebih lanjut," begitu tertulis dalam salinan surat tanda penerimaan laporanyang beredar di media.
Sebelumnya, MS, pria yang telah bekerja sebagai pegawai kontrak di KPI sejak 2011 menghebohkan publik. Ia mengaku kerap menerima tindakan perundungan, perbudakan hingga pelecehan seksual oleh teman-teman kantornya.
Ia bahkan telah bersurat secara resmi kepada Presiden Jokowi untuk melaporkan apa yang dia alami bertahun-tahun belakangan.
"Tahun 2015, mereka beramai ramai memegangi kepala, tangan, kaki, menelanjangi, memiting, melecehkan saya dengan mencorat-coret buah zakar saya memakai spidol. Kejadian itu membuat saya trauma dan kehilangan kestabilan emosi," kata MS dalam keterangan tertulisnya yang viral.
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







