pilihan +INDEKS
Polisi Dibentak Pedagang Angkringan Saat Razia PPKM Darurat, Pedagang : Bapak Masih Gajian
Publikterkini.com - Baru-baru ini, sebuah video penertiban PPKM Darurat kembali viral di media sosial dan menarik perhatian banyak netizen.
Adapun video tersebut diunggah oleh seorang netizen di media sosial Twitter dengan akun DewinthaNonong pada hari Minggu kemarin, 11 Juli 2021.
Dalam video itu terlihat seorang pria yang diduga sebagai pemilik angkringan berdebat dengan petugas Satgas Covid-19 dari kepolisian terkait penutupan usahanya karena sudah melewati jam operasional.
Tensi perdebatan kemudian meninggi setelah polisi membentak pria pemilik angkringan itu.
Pria yang mengenakan topi itu membalas perkataan petugas.
"Tangkap saya Pak! Saya enggak kriminal, Pak! Tangkap saya, Pak! Saya enggak jual narkoba di sini! Penjarain saya, Pak!" kata pria itu.
Pria itu juga menyinggung Satgas Covid-19 yang dinilai semena-mena terhadap warga dengan alasan penertiban di masa pandemi.
"Bapak jangan... pakai seragam jadi nindas-nindas rakyat. Saya di sini cari makan Pak, bayar anak buah, bayar anak sekolah," kata pria itu.
Pria yang belum diketahui identitasnya itu juga menyinggung kearoganan petugas yang tidak memahami pedagang kecil.
Padahal pedagang hanya mengandalkan dagangannya untuk mencari nafkah.
"Bapak jangan bilang saya aparat, saya aparat, bapak masih gajian, Pak," kata pria itu.
Unggahan video itu mendapat dukungan dari para warganet yang berkomentar.
"Kita ini pedagang, gak kerja anak makan apa? Kalau per KK dikasih uang enak aja diem di rumah, ini semua kita yang nanggung," kata akun @noviani_untari17.
"Boleh tegas nggak perlu ngegas pak. Dia itu nggak jualan narkoba pak cuma menjual segelas dua gelas kopi buat menyambung hidup," tulis akun @fahmifajri.
Terkait video yang viral ini, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki (Rizki) membenarkan sempat terjadi ketegangan saat penertiban jam operasional di angkringan Jalan Imam Bonjol.
Menurut Rizki, ada kesalahpahaman antara pedagang dan satgas.
"Ada kesalahpahaman, tapi masalahnya sudah clear saat itu juga. Masing-masing sudah meminta maaf dan berdamai," kata Rizki saat dihubungi, Senin (12/7/2021).
Rizki menjelaskan, selama ini Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung selalu mengedepankan cara persuasif dan dialog saat menyosialisasikan peraturan terkait penerapan PPKM.
"Warga Bandar Lampung ini biasanya kooperatif. Kemarin ada miskomunikasi saja. Intinya kalau tertib pasti aman, jika tidak berkerumun dan tidak melewati batas jam operasional pasti tidak ditertibkan," kata Rizki.
Rizki mengimbau agar masyarakat bisa bekerja sama dengan mematuhi ketetapan penerapan PPKM darurat yang mulai diberlakukan hari ini.
"Jika patuh dan bisa bekerja sama, Insya Allah bisa kembali ke zona aman," kata Rizki.
Berita Lainnya +INDEKS
Demo Akbar Desak Hukum Mati Koruptor Kakap dan Segera Sahkan UU Perampasan Aset
JAKRTA || Demo Akbar mahasiswa dan berbagai elemen penggiat anti korupsi mendesak Presiden Prabow.
Srikandi dari Pariaman, Dhifla Wiyani Lolos Jadi Hakim Agung Kamar Pidana MA
JAKARTA || Sebuah catatan sejarah dan kebanggaan baru terukir bagi masyarakat Sumatera Barat, khu.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan Aktif Mendorong Seluruh Program Pemerintahan, Arisal Aziz : Saya Bangga Sebagai Kader PAN
JAKARTA || Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Arisal Aziz, Merasa bangga s.
Legislator Komisi XIII Arisal Aziz Puji Kinerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
JAKARTA || Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Arisal Aziz, meng.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan Aktif Mendorong Seluruh Program Pemerintahan Presiden RI H. Prabowo Subianto
JAKARTA || Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan aktif mendorong program swasembada pa.
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Sambut Panglima TNI, Sinergi TNI Kian Kokoh di Kepulauan Riau
BATAM || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menya.







