pilihan +INDEKS
148 Tahanan Polresta Pekanbaru Divaksin
Publikterkini.com - Sekitar 148 tahanan Polresta Pekanbaru divaksinasi, Jumat (9/7/2021) di ruang tahanan lantai tiga gedung Mapolresta Pekanbaru. Pemberian vaksin ini untuk mencegah penularan Covid-19.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, pemberian vaksinasi ini bertujuan untuk meningkatkan herd imunity atau kekebalan tubuh di masa pandemi agar tidak terpapar Covid-19.
"Ini penting untuk kekebalan tubuh agar terhindar dari penularan Covid-19," kata Kapolresta saat mengecek langsung pelaksanaan vaksinasi di ruang tahanan.
"Untuk pemberian vaksin ini, kami di bantu oleh RSUD Madani yang menjadi tim Vaksinator Covid 19, saya ucapkan termakasih banyak atas bantuannya," ucap Nandang.
Ditambahkan Nandang, pihaknya juga membuka Gerai Vaksin di Mako Polresta Pekanbaru yang merupakan gagasan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai upaya percepatan program vaksinasi. *
Berita Lainnya +INDEKS
Tim Pembela Profesi Advokat PERADI Pekanbaru Antar Surat Atensi, Desak Penegak Hukum Tegas
PEKANBARU || Dalam menjaga marwah profesi, Tim Pembela Profesi Advokat DPC PERADI Pekanbaru menga.
Kabid Hukum DPW PWMOI Riau Akan Kawal Terus Laporan Penganiayaan Adv Desi, Lamban Kita Laporkan Ke Propam Polda Riau
PEKANBARU || Atas nama kebenaran dan keadilan, serta dalam rangka melindungi marwah advokat.
Operasi Senyap Bareskrim Polri Grebek THM MP Club, 60 Pengunjung di Angkut
PEKANBARU || Sebanyak 60 pengunjung tempat hiburan malam MP Club di Kota Pekanbaru, Riau, dinyata.
Syahidila Yuri : PBH PERADI Akan Kawal Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Advokat Desi
PEKANBARU || Pusat Bantuan Hukum (PBH) PERADI Pekanbaru menyampaikan kecaman atas dugaan ke.
Rio Kasairy Desak Polresta Pekanbaru Bertindak, PWMOI Riau Kawal Kasus Advokat
PEKANBARU || Terkait penganiayaan dan penyekapan serta intimidasi yang dilakukan oleh seorang war.
Antar Surat Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Lapor Polisi
PEKANBARU || Seorang advokat muda, Desi Silvia Angraini, SH, MH diduga menjadi korban kekerasan, .







.jpg)