pilihan +INDEKS
Tempat Penampungan Imigran Over Kapasitas
Publikterkini.com - Sejumlah lokasi penampungan imigran di Kota Pekanbaru mengalami kelebihan kapasitas. Pemerintah Kota (Pemko) berencana melakukan pemindahan ke lokasi penampungan baru.
Kepala Kesbangpol Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, total jumlah imigran yang berada di Kota Pekanbaru sebanyak 917 orang. Mereka berasal dari Afganistan, Pakistan, Irak, Iran, Somalia, Sudan, Rohingya.
Mereka menghuni delapan lokasi penampungan sementara di Kota Pekanbaru. Banyak lokasi penampungan ini sudah kelebihan kapasitas.
"Maka nanti kita bakal cari lokasi, agar para imigran berada di lokasi penampungan khusus yang layak," kata Zulfahmi, hari ini.
Ia mengungkapkan, kondisi ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru bersama instansi terkait. Para imigran bakal dipindahkan ke lokasi yang lebih layak. Banyak dari imigran kini terpaksa harus berdesakan tinggal di lokasi yang ditentukan.
Pihaknya telah melakukan relokasi atau pemindahan terhadap 45 pengungsi asal Afghanistan dari Wisma Satria Jalan Teungku Chik Di Tiro ke Kos-kosan Nevada di Jalan Kartama, Rabu (16/6) kemarin.
"Proses pemindahannya berjalan lancar. Di Kos-kosan Nevada, ada sekitar 40 kamar yang telah disiapkan sebagai tempat penampungan. Ada 5 KK pengungsi Afghanistan dengan jumlah sebanyak 45 orang yang sudah direlokasi," jelasnya.
Ia menambahkan, untuk pengungsi lain pihaknya mempersiapkan rencana pemindahan sejumlah imigran ke lokasi yang lebih layak. Ia menyebut tim bakal mempersiapkannya dalam beberapa minggu ke depan.
Pemerintah kota bersama instansi terkait berupaya agar tidak terjadi penularan covid-19. Mereka berupaya melakukan pengawasan terhadap aktivitas imigran di masa pandemi. *
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







