pilihan +INDEKS
Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas Usai Longsor Menimbun Rumahnya
Publikterkini.com - Longsor kembali terjadi dipicu hujan lebat dan menimbulkan korban jiwa. Longsor terjadi pada tengah malam saat penghuni rumah tidur. Tebing longsor kemudian menimpa rumah di bawahnya.
Diketahui penghuni rumah beranggotakan 5 orang.
Akibatnya dalam kejadian itu, remaja berusia 16 tahun bernama Ardi ditemukan meninggal dunia dan nenek korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara, tiga anggota keluarga lainnya selamat.
"Pagi tadi korban sudah dimakamkan," kata Danposramil Kecamatan Licin, Peltu Agus Sugiarto di lokasi kejadian, Kamis.
Pemakaman dilakukan warga dan TNI-Polri. Agus mengatakan, korban ditemukan sudah meninggal dunia dan masih memakai selimut.
"Jadi, korban ini tidur sama neneknya. Dan neneknya tertimbun separuh badan, sementara almarhum ditemukan tewas masih pakai selimut," kata dia.
Ia menuturkan, longsor terjadi setelah hujan deras yang ada di kawasan Licin sejak Rabu (16/6/2021) sore.
Saat longsor, seluruh keluarga korban telah tertidur. Kemudian, sekitar pukul 02.00 WIB, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan membangunkan keluarga korban.
Empat korban bisa diselamatkan dan satu meninggal dunia. Longsor kemudian menimpa rumah korban.
"Warga di sebelah rumah lalu minta bantuan ke warga. Kemudian dilakukan evakuasi dengan peralatan seadanya," kata dia.
Saat ini, sejumlah petugas dan warga masih melakukan pembersihan material longsor.
Selain bencana longsor, juga dilaporkan adanya banjir di Pasar Sumberayu, Muncar.
"Hujan deras mulai pukul 21.00 WIB, rumah saya dekat pasar terendam. Pasar tradisional Sumberayu sampai terendam setinggi lutut orang dewasa," ujar Sofyan, warga Pasar Sumberayu, saat dihubungi.
Sofyan mengatakan, hujan mengguyur hingga pukul 05.00 WIB. Sementara, luapan air sudah menggenangi rumahnya sejak pukul 00.00 WIB.
Sejumlah rumah warga juga terendam banjir.
"Sekarang saya masih sibuk bersih-bersih rumah. Sekarang pedagang juga pindah di pinggir jalan yang tidak terendam banjir," kata dia.
Selain itu, sejumlah relawan BPBD Banyuwangi juga melaporkan kejadian pohon tumbang di Kecamatan Tegaldlimo.
Berita Lainnya +INDEKS
Putus Kontrak Sepihak, PT Sumatera Kemasindo Digugat eks Karyawan di Pengadilan Negeri Pekanbaru
PEKANBARU || Seorang eks pekerja kontrak di Kota Pekanbaru, Ryan Zikrullah, mengajukan guga.
Rapat Panas di DPRD Pekanbaru, Pejabat BPN Pilih Menghindar Saat Dimintai Klarifikasi
PEKANBARU || Dua pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekanbaru menolak memberikan ketera.
Sidang Lahan Nek Hasni Ricuh! Titik Sengketa Dipindah, Patok Dipasang Sepihak, Dugaan Mafia Tanah Menguat
PEKANBARU || Sidang pemeriksaan setempat (PS) atau sidang lapangan kedua dalam perkara sengketa l.
Cinta Ditolak Kapak Melayang, Ketua Bidang Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita Kecam Perilaku Mahasiswa UIN Yang Bacok Mahasiswi
PEKANBARU || Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kota Pekanbaru, Aprianto,S.
Dua Rumah Dinas Perwira Polisi Terbakar di Aspol Sisingamangaraja, Sejumlah Kendaraan Hangus
PEKANBARU || Kebakaran melanda dua rumah dinas perwira menengah kepolisian di Asrama Polisi (Aspo.
Hakim Semprot Penggugat yang Tak Siap Data di Sidang Lahan Tol
PEKANBARU || Penyelesaian sengketa lahan proyek Jalan Tol Lingkar Pekanbaru–Rengat di Muara Faj.







