pilihan +INDEKS
Saat Ditangkap Polisi, Pengedar Sabu Lompat ke Sungai
Publikterkini.com - Pengedar narkoba, SU (38) kaget. Sebab, saat menunggu pembeli, tiba-tiba pelaku didatangi polisi.
Panik, warga Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau ini pun lompat ke sungai. Tak ingin targetnya lepas, polisi langsung mengejar dan pelaku akhirnya berhasil diciduk.
Saat digeledah, polisi berhasil menemukan barang bukti 4 paket narkotika jenis sabu yang terbungkus dalam plastik bening seberat 4,08 gram, dan 20 lembar plastik bening diduga untuk membungkus sabu.
Selain itu, turut diamankan 2 buah mancis, 1 unit Handphone merk OPPO warna Putih dan 1 unit Hape Nokia warna hitam serta uang tunai sebesar Rp1.350.000. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti langsung diamankan ke Polsek Tapung Hilir.
Kapolsek Tapung Hilir Iptu Aprinaldi MH mengatakan, SU ditangkap, Sabtu (5/6/2021) sore di Dusun IV Pelambayan Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar, Riau.
Penangkapan berawal polisi mendapat informasi dari masyarakat kalau ada transaksi sabu di Dusun IV Pelambayan, Desa Kota Garo. Menindaklanjuti laporan yang sangat berharga itu, Tim Reskrim Polsek Tapung Hilir langsung turun ke lapangan melakukan pengintaian.
Tak beberapa lama di TKP, sekitar pukul 16.00 WIB, polisi melihat pria yang mencurigakan. Ketika dihampiri pelaku, panik dan langsung lari dengan melompat ke sungai.
Berkat kegigihan petugas, pelaku berhasil diamankan. Selanjutnya didampingi perwakilan warga setempat, dilakukan penggeledahan terhadap tersangka. Dari hasil penggeledahan, ditemukan narkoba tersebut. Pelaku pun digiring ke kantor polisi.
Setibanya tersangka di Mapolsek, pelaku dilakukan tes urine yang hasilnya postip Methamphetamine. *
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







