pilihan +INDEKS
2 Guru di Klaten Terjaring Razia Prokes Oleh Satgas Covid-19, Berbelanja di Jam Kerja
Publikterkini.com - Tim gabungan terdiri atas Satpol PP Klaten dan Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten menemukan dua aparatur sipil negara atau ASN yang sedang asyik berbelanja di pusat perbelanjaan di Klaten, Rabu (5/5/2021) pagi. Kala itu, tim tengah menggelar razia protokol kesehatan (prokes).
Kedua ASN yang asyik berbelanja saat jam kerja itu selanjutnya didata petugas dan akan dilaporkan ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten.
"Kami kebetulan menemukan dua ASN di lokasi ketiga. Kami data dan kami laporkan ke BKPPD Klaten yang berwenang mengambil tindakan," ujar Bidang penegakan hukum Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Rabiman, kepada wartawan usai razia, Rabu (5/5/2021).
Rabiman mengatakan dua guru itu merupakan ASN di Pemkab Klaten. Saat ditanya, mereka mengaku sudah selesai bertugas.
"Alasannya habis melaksanakan tugas, tapi ini kan belum habis jam kerjanya. Ini masih jam kerja," terang Rabiman.
Rabiman menyebut razia ini digelar untuk pencegahan penyebaran COVID-19 di menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ada empat titik yang didatangi tim Satgas.
"Ada empat titik yang kita sidak dan kita berikan catatan. Di lokasi pertama di Jalan rajawali masih kurangnya sarana fasilitas dan ditegur lisan," lanjut Rabiman.
Titik kedua di Plaza Klaten, kata Rabiman, protokol kesehatan dan pengunjung sudah tertib. Tapi di lokasi ketiga di Jalan Pemuda, jumlah pengunjungmembeludak, dan tidak menerapkan prokes.
"Pengunjung luar biasa dan jaga jarak tidak ada. Kami beri peringatan tertulis pertama karena ini berisiko," terangnya.
Kemudian di titik keempat, pengunjung cukup ramai tapi fasilitas dan prokes dinilai sudah bagus. Antrean kasir juga sudah menerapkan jaga jarak.
"Kasir sudah bagus. Kita mencegah penyebaran COVID-19 karena jangan sampai muncul klaster perbelanjaan," ucap Rabiman.
Terpisah, Kasi penegakan Perda Satpol-PP Pemkab Klaten, Sulamto mengatakan kedua guru ASN itu sudah didata. Kedua guru itu mengaku selesai bertugas mengawasi ujian.
"Katanya selesai ujian. Jadi berbelanja pakaian," ungkap Sulamto pada wartawan.
Berita Lainnya +INDEKS
Usulan LSM LIRA dan PWMOI Didengar, Presiden Prabowo Instruksikan Menkeu Purbaya Copot Dirjen BC Djaka Budi Utama
JAKARTA || Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa diminta Presiden Prabowo Subianto untuk.
Terseret Korupsi 61,3 Milyar, Ketua Umum DPP PWMOI dan LSM LIRA Desak Presiden Prabowo Segera Pecat Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
JAKARTA ||Institusi Bea Cukai kembali tercoreng. Kali ini nama Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budi U.
Dari _Combat Force Menuju Strategic Force_, Seminar Nasional Seskoad Bahas Masa Depan TNI AD
BANDUNG ||Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat menggelar Seminar Nasional Pasis Dikreg LXVII T.
4.000 Pramudi KWK Jakarta Bergabung di FSPTSI-KSPSI Pimpinan Jusuf Rizal. Siapkan Beasiswa Bagi Pengemudi
JAKARTA ||Sebanyak 4.000 Pramudi dan Pengurus KWK (Koperasi Wahana Kalpika) se-DKI Jakarta bergab.
AKTIVIS HMI APRESIASI PENGAMANAN MAY DAY 2026, NEGARA HADIR JAGA DEMOKRASI
JAKARTA || Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyampaikan apresiasi atas langkah strategis a.
Oknum Petronas Pemberi Dana Rp.21 Milyar Ke Nelayan Sampang Madura Diduga Ikut Tilep Duit
JAKARTA || Perusahaan Petronas Carigali Indonesia (PCI), merupakan perusahaan yang memberikan kom.







