pilihan +INDEKS
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ Selama Empat Hari
PEKANBARU || Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru kembali menyesuaikan kegiatan pembelajaran menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selasa 15/9/26.
Melalui Surat Edaran Nomor B.400.3.1/Disdik/35/2026 tentang Penyesuaian Kegiatan Pembelajaran di Kota Pekanbaru, Disdik Pekanbaru menetapkan kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ)/daring kembali diberlakukan selama empat hari, mulai Rabu hingga Sabtu, 16–19 September 2026.
Kebijakan tersebut ditetapkan berdasarkan hasil pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Selasa, 15 September 2026, yang menunjukkan kualitas udara di Kota Pekanbaru berada pada kategori sangat tidak sehat.
Dalam surat edaran yang ditandatangani secara elektronik oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. H. Abdul Jamal, M.Pd., disebutkan bahwa penyesuaian pembelajaran dilakukan dengan memperhatikan kondisi kualitas udara serta kesehatan dan keselamatan peserta didik.
“Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)/Daring kembali dilaksanakan selama 4 (empat) hari (Rabu s.d Sabtu) tanggal 16-19 September 2026,” demikian salah satu poin dalam surat edaran tersebut.
Disdik Pekanbaru juga mengimbau sekolah atau madrasah yang berada di bawah kewenangan Kementerian Agama maupun kementerian/lembaga lainnya di Kota Pekanbaru untuk menyesuaikan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan tetap memperhatikan kualitas udara, kesehatan, dan keselamatan peserta didik.
Sementara itu, bagi sekolah yang mengalami kendala akses listrik maupun jaringan internet, proses pembelajaran diarahkan menggunakan modul pembelajaran penugasan berbasis rumah.
Surat edaran tersebut ditetapkan di Pekanbaru pada 15 September 2026 dan ditembuskan kepada Wali Kota Pekanbaru, Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ketua DPRD Kota Pekanbaru, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru.
Kebijakan PJJ ini menjadi langkah Disdik Pekanbaru dalam merespons kondisi udara yang dinilai sudah berada pada level sangat tidak sehat, sekaligus mengutamakan perlindungan kesehatan peserta didik selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.
Berita Lainnya +INDEKS
Kodim 0321/Rohil Dorong Sinergi Lintas Sektor Cegah Karhutla di Kubu
ROHIL || Tim Mabes TNI menggelar penyuluhan dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan .
Optimalisasi Deep Learning untuk Pembelajaran Sains Eksperimen Sensor pH Berbantuan Smartphone Tingkatkan Keterampilan Mengajar Guru MGMP Kuantan Tengah
KUANSING || Dalam rangka meningkatkan kompetensi profesional guru melalui pemanfaatan teknologi d.
Polsek Bandar Sei Kijang Laksanakan Patroli KRYD, Patroli di Sarana Objek Vital
PELALAWAN II Polsek Bandar Sei Kijang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam .
Polsek Bandar Sei Kijang Bagikan Masker Gratis di Jalintim Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla
PELALAWAN II Mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wila.
Subdit Politik Dit Intelkam Polda Riau Sinergi Bersma KPU Kab. Siak Percepatan Administrasi Wilayah Tapal Batas Kab. Siak-Rohul
SIAK || Polda Riau melalui Ps Panit 5 Subdit Politik Dit Intelkam Polda Riau, IP.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla, Sinergi Terpusat Bersama BNPB
PEKANBARU || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P..







