pilihan +INDEKS
Puluhan Siswa SMKN 1 Tapung Hulu Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Alami Keracunan MBG
TAPUNG HULU II Sekitar 70 siswa dan guru SMK Negeri 1 Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan bergizi yang dibagikan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (19/8/2026).
Sejumlah siswa bahkan harus mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan setelah mengalami sejumlah gejala, seperti pusing, mual, muntah hingga diare.
Kepala SMK Negeri 1 Tapung Hulu membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, jumlah siswa dan guru yang mengalami keluhan diperkirakan mencapai sekitar 70 orang.
“Sekitar 70 orang. Itu termasuk saya sendiri juga kena,” ujar Kepala SMK Negeri 1 Tapung Hulu saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, para siswa yang terdampak mengalami gejala yang hampir sama. Beberapa di antaranya mengeluhkan kepala pusing, mual, muntah dan diare.
Pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan terhadap para siswa dan guru yang mengalami gejala tersebut.
“Yang sakit dibawa ke puskesmas. Ada yang sudah mendapat perawatan sebentar kemudian pulang, ada juga yang masih mendapatkan penanganan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak kesehatan telah melakukan penanganan terhadap para siswa yang terdampak. Sekolah juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait, termasuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan pengawas sekolah.
“Dari Dinas Pendidikan Provinsi ada perwakilan, ada pengawas sekolah. Kita juga sudah melaporkan ke Kacab,” katanya.
Terkait kelanjutan program MBG di sekolah, pihak SMKN 1 Tapung Hulu belum mengambil keputusan untuk meminta penghentian sementara distribusi makanan tersebut. Menurut kepala sekolah, pihaknya masih menunggu proses pemeriksaan dan penanganan dari instansi terkait.
“Belum bisa kita sekolah seperti itu, karena masih diperiksa. Nanti ada proses bagaimana menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.
Adapun makanan yang dikonsumsi siswa tersebut diketahui berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BK
Hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan penyebab pasti munculnya gejala yang dialami puluhan siswa dan guru tersebut. Penyebab kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kesehatan serta instansi terkait.(Red*)
Berita Lainnya +INDEKS
Perkuat Sinergitas dan Toleransi, Danrem 031/WB Pimpin Rapat Pembentukan Panitia Natal Agung Oikumene Provinsi Riau Tahun 2026
PEKANBARU || Dalam rangka memperkuat sinergitas, toleransi, serta kerukunan antarumat beragama, K.
Regenerasi Kepemimpinan, Penguatan Organisasi: Danrem 031/WB Pimpin Sertijab Kasilog dan Kasiren
PEKANBARU || Sebagai bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan personel TNI Angkatan Darat, K.
POLSEK BANDAR SEI KIJANG TANAM BIBIT POHON KETAPANG DI PUSKESMAS, DUKUNG PROGRAM PENGHIJAUAN KAPOLDA RIAU
PELALAWAN II Jajaran Polres Pelalawan, Polsek Bandar Sei Kijang melaksanakan kegiatan penanaman b.
BHABINKAMTIBMAS SIMPANG BERINGIN SAMBANG WARGA, AJAK JAGA KAMTIBMAS DAN TANGKAL HOAX
PELALAWAN II Bhabinkamtibmas Desa Simpang Beringin, Polsek Bandar Sei Kijang, Polres Pelalawan, A.
POLSEK BANDAR SEI KIJANG GELAR HIMBAUAN KESELAMATAN BERLALU LINTAS DI PT SSDP, DALAM RANGKA OPERASI PATUH LANCANG KUNING 2026
PELALAWAN II Dalam rangka Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Unit Lantas Polsek Bandar Sei Kijang.
POLSEK BANDAR SEI KIJANG GELAR JUM'AT CURHAT DI WARUNG UNI ITA, DENGAR KELUHAN WARGA LANGSUNG
PELALAWAN II Polsek Bandar Sei Kijang, Polres Pelalawan kembali menggelar kegiatan Jum'at Curhat .







