pilihan +INDEKS
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Genjot Penyelesaian Jembatan Garuda, Satgas Kodim 0313/KPR Pasang Hanger di Sisi Seberang Sungai
ROKAN HULU || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo SAP MM CHRMP memastikan pekerjaan pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Muara Musu, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, berjalan sesuai target. Sabtu (24/5/2026), Satgas Kodim 0313/KPR memusatkan pekerjaan pada pemasangan kabel penggantung atau hanger di tepi jauh bentangan sungai sebagai bagian krusial penyempurnaan struktur jembatan.
Di lapangan, personel Satgas terlihat bekerja di atas bentangan Sungai Batang Lubuh dengan mobilitas tinggi dan pengamanan ketat. Tahapan ini dilakukan setelah pemasangan hanger utama rampung dan kini difokuskan untuk menjaga keseimbangan beban kabel baja utama sebelum pengerjaan lantai jembatan dimulai.
Tim konstruksi melakukan penyelarasan hanger secara presisi agar distribusi tegangan sling utama terbagi merata dari ujung ke ujung. Kondisi medan yang berada di sisi seberang sungai membuat proses pengerjaan berlangsung lebih menantang, terlebih seluruh personel harus tetap menerapkan standar keselamatan kerja secara disiplin.
Jembatan Gantung Garuda sepanjang 100 meter yang dibangun menggunakan dukungan anggaran Mabesad itu diproyeksikan menjadi akses vital bagi sekitar 3.000 jiwa atau 1.000 kepala keluarga di Desa Muara Musu, Desa Sirombou Indah dan Desa Sungai Dua Indah. Infrastruktur tersebut dirancang mampu bertahan menghadapi luapan banjir tahunan yang kerap mencapai ketinggian 5 hingga 7 meter.
Perwakilan Satgas Kodim 0313/KPR di lokasi mengatakan progres pekerjaan terus dijaga agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
“Hari ini tim fokus melakukan pemasangan hanger di bagian tepi jauh. Tahap ini sangat penting untuk memastikan keseimbangan struktur jembatan benar-benar sempurna. Setelah seluruh hanger terpasang kuat, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan pembesian dan papan lantai jembatan,” ujarnya.
Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memutus persoalan isolasi wilayah yang selama ini terjadi setiap debit Sungai Batang Lubuh meningkat saat musim penghujan (*Red)
Berita Lainnya +INDEKS
Pemadaman Listrik Meluas di Riau: DPW GMPK Soroti Kelemahan Sistem dan Dugaan Kelalaian, Minta Diusut Tuntas
PEKANBARU II Pemadaman listrik berskala besar yang melanda sebagian besar wilayah Provinsi Riau s.
Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Ogung Kembali Monitoring Lahan Ketahanan Pangan Milik Warga
PELALAWAN II Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Ogung melaksanakan monitoring lahan ketahanan pangan mili.
Polsek Bandar Sei Kijang Tanam Pohon Manggis di Jalan Pasar Sekijang, Dukung Program Kelestarian Alam Kapolda Riau
PELALAWAN II Personel Polsek Bandar Sei Kijang Polres Pelalawan melaksanakan kegiatan penanaman b.
Opini : Ketimpangan antara Dosen PNS dan Dosen PPPK Mulai dari regulasi kepegawaian, pengembangan karier akademik, hingga ketidak jelasan jenjang profesi dosen di lingkungan perguruan tinggi negeri
PEKANBARU || Wacana pengalihan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi P.
FOWLER Rajut Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Penghijauan di Okura
PEKANBARU || Komitmen menjaga kelestarian lingkungan hidup tidak hanya diwujudkan melalui tulisan.
Perkuat Struktur dan Kawal Pembagunan,PROJO Riau Gelar Konferda 2026 di Pekanbaru
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Projo Riau resmi menggelar Konferensi Daerah (Konferda) .


.jpg)




