pilihan +INDEKS
BAM DPR RI Serap Aspirasi Warga Riau, Irdam Kodam XIX/TT Hadir Dorong Solusi Konflik Agraria yang Adil dan Kondusif
PEKANBARU || Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menggelar pertemuan bersama masyarakat Kabupaten Kampar dan Indragiri Hulu di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Kamis (16/4/2026), guna membahas persoalan konflik agraria dan tata kelola lahan di Provinsi Riau.
Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Ketua BAM DPR RI, Adian Napitupulu, serta dihadiri oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP diwakili oleh Irdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Totok Sutrisno, S.Sos., bersama unsur pemerintah daerah, perwakilan masyarakat, dan pihak perusahaan terkait.
Pertemuan tersebut menjadi forum strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat yang selama ini menghadapi berbagai persoalan konflik lahan, mulai dari tumpang tindih kepemilikan hingga belum tuntasnya aspek legalitas atas lahan yang telah dikelola secara turun-temurun. Wakil Ketua BAM DPR RI, Adian Napitupulu, menegaskan bahwa konflik agraria di Riau tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh dimensi sosial, ekonomi, dan rasa keadilan masyarakat, sehingga membutuhkan penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan serta merumuskan langkah penyelesaian yang lebih terarah. Ia juga menekankan bahwa penyelesaian konflik sebaiknya dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi, guna mempercepat penanganan di lapangan.
Kehadiran TNI AD melalui Irdam XIX/Tuanku Tambusai Brigjen TNI Totok Sutrisno, S.Sos., dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya dalam penanganan konflik sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. TNI berperan membantu pemerintah daerah dalam menciptakan situasi yang kondusif, serta mendorong penyelesaian konflik secara damai, humanis, dan berkeadilan, sehingga seluruh pihak dapat memperoleh kepastian hukum dan rasa aman.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terwujud solusi konkret yang tidak hanya menyelesaikan konflik agraria secara menyeluruh, tetapi juga memperkuat tata kelola lahan di Provinsi Riau, sehingga tercipta keseimbangan antara kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat (*Red)
Berita Lainnya +INDEKS
Bupati Bengkalis Resmikan Defa Kostel di Kecamatan Mandau, Tawarkan Fasilitas Setara Hotel dengan Harga Terjangkau
BENGKALIS || Bupati Bengkalis, Ibuk Kasmarni, secara resmi meresmikan Defa Kostel yang berlokasi .
466 orang Wisudawan Unhan RI Dikukuhkan, Kapen Seskoad Raih Gelar M.Han dihadapan Menhan RI
SENTUL || Sebanyak 466 orang wisudawan resmi dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Program.
Bamus Madura Keberatan Larang Warmad Buka 24 Jam Oleh Pemkab Banyuwangi
JAKARTA || Bamus (Badan Musyawarah) Madura menyatakan keberatannya Warung Madura (Warmed) dilaran.
Relawan Prabowo: Suara Desakan Pemakzulan Harus Jadi Instrospeksi Prabowo
JAKARTA || Dewasa ini desakan pemakzulan Presiden Prabowo Subianto di ruang publik menggema. Ini .
Dulu Pembela Hukum Rakyat Kecil Secara Gratis, Kini Jadi Ketua Komisi Hukum DPR RI, Ini Perjalanan Heroik Habiburokhman
JAKARTA || Garis tangan seseorang memang tidak ada yang tahu. Siapa sangka, pemuda yang dul.
Wagub Emil Dardak Diagendakan Hadiri Peluncuran Bamus Madura Yang Digagas Ormas Madas Nusantara
BANGKALAN || Wakil Gubernur Propinsi Jawa Timur, Emil Dardak diagendakan akan hadir pada saat pel.







