pilihan +INDEKS
Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Berikan Klarifikasi Terkait Inisial AW Yang Disebut WBP, Yuniarto : AW Buka WBP, Kita Komit Berantas Halinar di Lapas
PEKANBARU || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba serta penggunaan telepon genggam ilegal di dalam lingkungan lapas.
Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga integritas pemasyarakatan sekaligus mendukung penegakan hukum di Indonesia.
Sehubungan dengan beredarnya informasi di masyarakat melalui sejumlah media sosial maupun media online (daring), yang menyebutkan seorang warga
binaan berinisial AW yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba di masyarakat dan disebut sedang menjalani hukuman di Lapas Pekanbaru, pihak Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan warga binaan di Lapas Pekanbaru.
Saat ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga tengah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait informasi yang beredar tersebut. Langkah ini merupakan wujud komitmen Lapas Pekanbaru dalam mendukung upaya pemberantasan peredaran narkoba serta
penggunaan telepon genggam ilegal di dalam lapas.
Lapas Pekanbaru menegaskan bahwa apabila terdapat warga binaan maupun tahanan yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, termasuk yang berkaitan dengan narkotika atau
penggunaan alat komunikasi ilegal, maka Lapas Kelas IIA Pekanbaru akan bersikap kooperatif dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk melakukan
penindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai langkah konkret dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba serta
penggunaan telepon genggam ilegal di dalam lapas.
“Lapas Kelas IIA Pekanbaru memiliki komitmen yang kuat untuk memberantas peredaran narkoba dan penggunaan telepon genggam ilegal di dalam lapas. Berbagai langkah telah kami lakukan secara berkelanjutan, seperti razia rutin di blok hunian, penguatan pengawasan, serta peningkatan koordinasi dengan aparat penegak hukum.
Kami tidak memberikan toleransi
terhadap segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” ujar Yuniarto.
Ia menambahkan bahwa keterbukaan serta kerja sama dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga sistem pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang.
Lapas Kelas IIA Pekanbaru memastikan akan terus meningkatkan pengawasan serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkoba serta barang terlarang lainnya.
(Tim**)
Berita Lainnya +INDEKS
Penrem 031/WB Tegaskan Informasi Viral Yang Beredar Kembali Adalah Peristiwa Lama
PEKANBARU || Menyikapi beredarnya kembali video viral di media sosial yang menampilkan peri.
Kodam XIX/TT Genjot Zona Integritas, Satker Didorong Raih WBK
PEKANBARU || Kodam XIX/Tuanku Tambusai terus memperkuat komitmen mewujudkan birokrasi yang bersih.
Polsek Bandar Sei Kijang Kembali Laksanakan KRYD di SPBU, Mencegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
PELALAWAN II Polsek Bandar Sei Kijang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam .
Polsek Bandar Seikijang Dampingi Warga Rawat Tanaman Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lubuk Ogung
PELALAWAN II Personel Polsek Bandar Seikijang, Polres Pelalawan, Polda Riau turun langsung mendam.
Pembiayaan Rp53,1 Miliar ke Koperasi Sawit Berpotensi Macet, Hasil Audit Ditunggu Publik
PEKANBARU || PT BPD Riau Kepri Syariah (Bank BRK Syariah) dalam rentang waktu bulan September 202.
Panen Jagung Pipil Polsek Kawasan Pelabuhan, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional
PEKANBARU ||Polsek Kawasan Pelabuhan Polresta Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam men.





.jpg)

