pilihan +INDEKS
PUPR Koordinasi ke Pemprov Riau untuk Normalisasi Sungai Sail
Publikterkini.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, masih berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau terkait normalisasi aliran Sungai Sail.
Sungai Sail direncanakan akan dinormalisasi karena telah terjadi pendangkalan dan menyebabkan aliran sungai meluap saat hujan deras mengguyur. Kondisi ini membuat banjir di wilayah pemukiman sekitar Sungai Sail.
"Semalam kita juga sudah koordinasi dengan BWSS (Badan Wilayah Sungai Sumatra) dan Provinsi terkait Sungai Sail ini. Kita lakukan join survei dulu," kata Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, hari ini.
Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan survei bersama dengan BWSS dan PUPR Provinsi Riau terkait normalisasi Sungai Sail.
Dari survei yang dilakukan, terlihat ada penyempitan di dua titik aliran sungai. Pertama tepat di belakang Perumahan Jondul, Jalan Bambu Kuning, dan Waterboom Kuantan Regency, Kecamatan Tenayan Raya.
Usai survei ini, dikatakan Indra pihaknya bakal melakukan rapat untuk penanganan normalisasi Sungai Sail.
"Kita rapat bersama BWSS, PUPR provinsi untuk menentukan langkah, yang jelas langkah tetap normalisasi. Cuma kita bicarakan penanganan. Diambil alih provinsi atau kerjasama dengan kota," terangnya.
Dari data yang ada, pada hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru membuat tiga kecamatan yang ada di sekitaran Sungai Sail dilanda banjir. Yakni, Kecamatan Sail, Tenayan Raya dan Bukitraya.
Ia menyebut, anak sungai dan yang terhubung dengan Sungai Sail meluap. Normalisasi perlu dilakukan karena sungai tersebut mendangkal. Namun, langkah tersebut baru bisa dilakukan saat banjir surut.
Sungai Sail jika bisa dinormalkan, dibagian selatan yang terhubung dengan Sungai Siak bisa terselesaikan banjirnya.
"Sekitar 30 persen bisa selesai banjirnya. Cuma kita kemarin waktu musrenbang provinsi sudah kita sampaikan penanganan banjir di Pekanbaru ini. Supaya provinsi juga ikut membantu kita," jelasnya.
Selain penanganan yang dilakukan pemerintah kota, bantuan provinsi diperlukan pada wilayah yang menjadi kewenangan Pemprov Riau. *
Berita Lainnya +INDEKS
Peringati HUT Ke-81 RI dan Maulid Nabi, 3.000 Jemaah Padati Tabligh Akbar di Ciwidey
BANDUNG || Ribuan warga memadati kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Kawasan Ciwidey, Ka.
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Saksikan Ketamin 1,3 Ton Dibakar, Hasil Penggagalan MV King Sun
BATAM || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menya.
Ribuan Penambang Bergerak! Pembelian Timah Terhenti, Ekonomi Masyarakat Terancam
BELITUNG TIMUR || Ribuan masyarakat penambang bijih timah di Kabupaten Belitung Timur menda.
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
PANGKALPINANG || Asisten Intelijen (Asintel) Satlap Tricakti, Kolonel Inf Rudi Firmansyah, member.
Kaster TNI Pimpin Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Dabo Singkep, Kodam XIX Tuanku Tambusai Salurkan 636 Paket Sembako
LINGGA || Kaster TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan .
Satlap Tri Cakti Bongkar Penyelundupan Timah Ilegal di Belitung, 229 Kampil dan Perdana 37 Balok Disita
BELITUNG || Satlap Tri Cakti bersama Satgas Gabungan yang terdiri dari Posal Belitung dan KP3 Kab.







