pilihan +INDEKS
BSI dan Kementerian Kependudukan serta Pembangunan Keluarga Dorong Pencegahan Stunting di Kecamatan Rumbai
PEKANBARU || Sebagai bagian dari komitmen nasional untuk mempercepat penurunan stunting, Bank Syariah Indonesia (BSI) berkolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau, serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Pekanbaru, melaksanakan kegiatan bantuan gizi bagi 50 anak berisiko stunting di Kecamatan Rumbai.
Program CSR ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga melalui perbaikan gizi anak dan peningkatan kesadaran orang tua akan pentingnya pola asuh sehat. Kegiatan berlangsung selama 60 hari, dengan fokus di wilayah kerja Puskesmas Umban Sari dan Puskesmas Karya Wanita, meliputi Kelurahan Sri Meranti, Umban Sari, Palas, Meranti Pandak, Lembah Damai, dan Limbungan Baru. Hingga hari ke-57, kegiatan menunjukkan hasil positif terhadap perkembangan anak dan partisipasi keluarga penerima manfaat.
Kegiatan lapangan terbaru dipusatkan di Kelurahan Meranti Pandak dan Sri Meranti, dan dihadiri oleh Dra. Sri Wahyuni, M.Si, Ketua Tim Kerja Hubungan Antar Lembaga, Advokasi, KIE, dan Kehumasan BKKBN Provinsi Riau; Chairani, S.STP., M.Si, Kepala Dinas P2KB Kota Pekanbaru; Abdul Rahman, S.IP., M.Si, Camat Rumbai; para Kepala Puskesmas Umban Sari dan Karya Wanita; serta Lurah Meranti Pandak dan Lurah Sri Meranti.
Turut berperan aktif Hendrizal, S.H., Penyuluh KB Kecamatan Rumbai, bersama Tim Dashat, kader PPKBD, serta Ketua TP PKK Kecamatan Rumbai, Ibu Suharni, S.Pd, yang memberikan dukungan dan pendampingan kepada keluarga penerima bantuan.
Menurut Hendrizal, kegiatan ini membuktikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan syariah dalam meningkatkan kualitas pembangunan keluarga. “Intervensi seperti ini bukan hanya tentang gizi, tetapi tentang membangun kesadaran bahwa keluarga adalah pilar utama dalam mencegah stunting,” ujarnya.
Melalui program CSR ini, BSI dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga berupaya memperkuat sinergi lintas sektor untuk menciptakan keluarga tangguh dan generasi sehat menuju Indonesia Bebas Stunting.
Berita Lainnya +INDEKS
Polsek Bandar Seikijang Pantau Perkembangan Jagung Program Ketahanan Pangan di Lahan PT CDS
PELALAWAN II Polsek Bandar Seikijang terus mengawal program Asta Cita Presiden RI di bidang ketah.
Polsek Bandar Sei Kijang Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Km 35 Lintas Timur
PELALAWAN II Polsek Bandar Sei Kijang kembali menggelar kegiatan sosialisasi anti narkoba guna me.
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Semapta Periodik di Stadion Kaharuddin Nasution, Pangdam Tekankan Prajurit Harus Prima
PEKANBARU || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr Agus Hadi Waluyo S.A.P., M.M., CHRMP meneg.
Polsek Bandar Sei Kijang Monitoring Program Ketahanan Pangan Jagung Pipil di Desa Lubuk Ogung
PELALAWAN II Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Ogung, AIPDA Aspan SH, melaksanakan kegiatan monitoring P.
Polsek Bandar Sei Kijang Hadiri Musdes Tutup Buku BUMDes Beringin Maju Bersama 2025 Berlangsung Aman di Desa Simpang Beringin
PELALAWAN II Musyawarah Desa atau Musdes pelaporan tahunan tutup buku tahun 2025 Badan Usaha Mili.
Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Satgas dan Warga Cor Angkur Hingga Tuntas
KUANTAN SINGINGI || Di bawah jajaran Kodam XIX Tuanku Tambusai yang dipimpin Pangdam XIX Tuanku T.







