pilihan +INDEKS
Pendistribusian Plang Larangan di Areal Karhutla, Riau Perkuat Komitmen Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan
PEKANBARU || Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali diperkuat dengan pendistribusian plang peringatan larangan beraktivitas pada areal bekas kebakaran.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui apel bersama di halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (24/9/2025), yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau, jajaran TNI–Polri, Kejaksaan, Pengadilan, pemerintah daerah kabupaten/kota, serta stakeholder teknis terkait dari lingkungan hidup, perkebunan, hingga badan penanggulangan bencana.
Sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Riau dan seluruh Kapolres juga turut hadir untuk memastikan pendistribusian plang berjalan sesuai dengan sasaran.
Gubernur Riau Abdul Wahid dalam sambutannya menegaskan, pendistribusian plang ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi bagian dari komitmen kolektif dalam menjaga bumi Lancang Kuning dari ancaman karhutla.
"Plang ini adalah pengingat dan ajakan nyata kepada masyarakat agar selalu waspada, tidak menyalahgunakan lahan bekas kebakaran, serta turut berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Abdul Wahid.
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan target nasional dalam penurunan emisi melalui skema FOLU Net Sink 2030 yang menargetkan emisi bersih negatif sebesar minus 140 juta ton CO?e pada tahun 2030.
"Upaya pengendalian karhutla tidak bisa hanya dilakukan satu pihak. Semua elemen harus bergandeng tangan. Pemerintah, aparat, swasta, akademisi, masyarakat adat, kelompok pemuda, hingga komunitas peduli api bergerak dalam satu komando, satu arah, dan satu langkah,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menekankan, pendistribusian plang merupakan tindak lanjut dari program yang sudah lama dijalankan Polda Riau.
Kapolda berpandangan, langkah ini adalah wujud nyata dari keseriusan Polda Riau bersama Pemprov Riau dalam mencegah karhutla.
"Kami ingin memastikan lahan bekas terbakar tidak lagi disalahgunakan, dan seluruh pihak memiliki rasa tanggung jawab yang sama menjaga lingkungan,” tegas Kapolda.
Ia menambahkan, keberadaan plang akan semakin memperkuat langkah penegakan hukum di lapangan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
Irjen Herry menambahkan, pencegahan selalu lebih baik daripada penanggulangan. Maka dari itu Polda Riau mengajak seluruh pihak, terutama masyarakat di sekitar kawasan rawan, untuk menjadikan plang ini sebagai pengingat bahwa karhutla adalah musuh bersama.
"Dengan kesinambungan program antara pemerintah provinsi, Polda Riau, dan stakeholder lainnya, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat, kolaborasi semakin solid, dan kejadian karhutla yang merugikan ekosistem, kesehatan, serta ekonomi dapat ditekan secara signifikan," demikian Kapolda.
Berita Lainnya +INDEKS
Ditlantas Polda Riau Apresiasi Ojol Tertib Lalu Lintas Lewat Program Mobil Make Over
PEKANBARU || Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau memberikan apresiasi kepada pengemudi .
Kodim 0302/Inhu Kuansing dan Persit Kck Cabang LI Gelar Donor Darah
INHU || Kodim 0302/Inhu melaksanakan kegiatan Donor Darah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun.
Merespons Instruksi Presiden, Danrem 031/WB Instruksikan Jajaran Laksanakan Aksi Peduli Kebersihan Hingga ke Pedesaan
PEKANBARU || Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han.
Kapolsek Bersama Forkopimcam Kec. Bandar Sei Kijang dan Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Lingkungan
PELALAWAN II Polsek Bandar Sei Kijang gelar gotong royong membersihkan lingkungan bersama Forkopi.
Kapolsek Bandar Sei Kijang Hadiri Rapat Koordinasi Situasi Kamtibmas di Desa Kiab Jaya
PELALAWAN II Rapat Koordinasi pembahasan terkait situasi Kamtibmas di wilayah Desa Kiab Jaya, Kec.
Pemuda LIRA Riau Temui Kejati, Tegaskan Komitmen Kawal Pemberantasan Korupsi
PEKANBARU || Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Riau me.







