pilihan +INDEKS
Ini Sejarah dan Makna Logo Penamaan Tuanku Tambusai Sebagai Nama Kodam XIX
PEKANBARU || Nama Tuanku Tambusai resmi digunakan sebagai identitas Komando Daerah Militer (Kodam) XIX yang membawahi wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Penamaan ini berasal dari usulan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) yang disampaikan kepada Korem 031/Wira Bima dalam sebuah rapat pada Ahad, 15 Desember 2024.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (Ketum DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, mengatakan bahwa usulan tersebut merupakan bagian dari permintaan resmi Korem 031/Wira Bima kepada LAMR.
“Waktu itu kami mengusulkan beberapa nama, termasuk Sultan Mahmud, Hang Tuah, Siak Sri Inderapura, dan Tuanku Tambusai. Namun akhirnya diputuskan menggunakan nama Tuanku Tambusai,” kata Datuk Seri Taufik, Sabtu (13/9/2025).
Menurut Datuk Seri Taufik, nama Tuanku Tambusai dipilih karena memiliki nilai historis dan kultural yang kuat. Tuanku Tambusai adalah tokoh Perang Paderi, ulama, dan pemimpin perlawanan terhadap kolonial Belanda yang lahir di Dalu-Dalu, Rokan Hulu, Riau, pada 5 November 1784. Ia dikenal karena kegigihannya memimpin perlawanan di wilayah Riau, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, serta dijuluki “Harimau Paderi dari Rokan” oleh Belanda. Ia wafat di Negeri Sembilan, Malaysia, pada 12 November 1882 dan dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 1995.
Selain nama, LAMR juga berperan dalam merancang logo Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Desain logo dibuat oleh seniman dan budayawan Junaidi Syam atas arahan LAMR. Logo tersebut menampilkan unsur benteng tujuh lapis, keris, senjata tradisional rakyat seligi, perairan, serta simbol budaya Melayu seperti Lancang Kuning.
“Makna dari logo itu mencerminkan karakter prajurit yang pantang menyerah, tegak lurus dalam loyalitas, dan siap maju bersama menghancurkan setiap penghalang,” ujar Taufik.
Ia menyebutkan bahwa sekitar 75 persen dari elemen yang diajukan oleh LAMR diadopsi menjadi logo resmi Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Penamaan dan desain logo tersebut, kata Datuk Seri Taufik, diharapkan tidak hanya menjadi simbol pertahanan, tetapi juga memperkuat identitas budaya serta semangat perjuangan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Berita Lainnya +INDEKS
Kodim 0321/Rohil Bekali Babinsa, Perluas Akses IKD hingga ke Desa
ROHIL || Kodim 0321/Rohil membekali para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dengan pengetahuan terkai.
Bhabinkamtibmas Desa Muda Setia Rutin Sambang Warga, Ajak Bersama Jaga Kamtibmas dan Bijak Bermedsos
PELALAWAN II Bhabinkamtibmas Desa Muda Setia Polsek Bandar Sei Kijang, Aipda Bobi Reski Ilahi, ke.
Polsek Bandar Sei Kijang Kembali Bagikan Masker Gratis kepada Pengguna Jalan Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla
PELALAWAN II Mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan masyarakat pasca terjadinya kebakaran .
Sambut HUT ke-81 TNI, Danrem 031/WB Dampingi Pangdam XIX/TT Gelar Anjangsana
PEKANBARU || Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI).
TNI Hadir untuk Semua, Anjangsana HUT ke-81 TNI Perkuat Persatuan Lintas Agama dan Adat di Riau
PEKANBARU || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP mem.
Lapas Pekanbaru Gelar Razia Gabungan Bersama TNI, Polri, dan BNN, Tegaskan Komitmen Pemberantasan Halinar
PEKANBARU || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan razia insidental ber.







