pilihan +INDEKS
DPRD Minta Satpol PP Tindak Tegas Tempat Hiburan Malam yang Sediakan Penari Bugil
Publikterkini.com - Adanya dugaan penari striptis (telanjang-red) di tempat hiburan malam MP Club membuat anggota DPRD Kota Pekanbaru gerah. Satpol PP harus mengambil tindakan tegas, jika hal ini benar adanya.
''Kalau benar ada tempat hiburan malam yang menyediakan penari striptis, ini harus ditindak tegas. Oleh sebab itu Satpol PP yang mempunyai kewenangan dalam hal ini harus berani. Ambil tindakan tegas, jangan dibiarkan. Kalau Satpol PP tidak bisa bertindak dalam hal ini, kita minta mundur saja,'' tegas anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Victor Parulian, hari ini.
Karena kalau dibiarkan, kata politisi PDIP yang akrap dipanggil Babe ini, akan mencoreng nama baik Kota Pekanbaru yang madani.
''Mau jadi apa Kota Pekanbaru ini membiarkan adanya club malam yang penuh dengan penari striptisnya,'' tegas Babe lagi.
Agar hal ini tak berlarut-larut, Komisi I DPRD Pekanbaru dalam waktu dekat akan memanggil pengelola MP Club tersebut. ''Kalau ini dibiarkan akan mencoreng nama kota Madani.
Seperti diberitakan sebelumnya, saat masa pandemi Covid-19, sejumlah tempat hiburan malam (THM) masih ada yang buka sampai subuh hari. Operasioanal mereka melewati jam yang telah ditentukan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Pantauan tim publikterkini.com dilapangan, tempat hiburan malam yang beroperasi sampai subuh diduga diantaranya tempat hiburan yang ada di Jalan Kuantan Raya dan Jalan Sudirman.
Bahkan malam tadi (Kamis, 25/3/2021), tempat hiburan yang berada di Jalan Sudirman menyajikan atau menyediakan wanita penari striptis, hanya menggunakan bra dan kolor saja.
Dentuman yang keras membuat cewek seksi itu meliuk-liuk mengikuti irama house musik. Adanya cewek yang separuh bugil itu tentu saja menjadi daya tarik bagi pengunjung THM. Tempat hiburan ini pun baru tutup sekitar pukul 04.00 WIB.
Sementara pantauan di Jalan Kuantan Raya, memang tak ada cewek penari telanjang tersebut. Namun tempat hiburan tersebut juga baru tutup subuh hari.
Berdasarkan Perda Kota Pekanbaru Nomor 3 tahun 2002 tentang Hiburan Umum, pengelola hiburan malam hanya bisa beroperasi hingga pukul 22.00 WIB.
Sementara operasional hiburan malam di masa pandemi covid-19 harus sesuai Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru Nomor 104 Tahun 2020 tentang Pedoman Prilaku Hidup Baru Masyarakat Produktif, dan Aman Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 di Kota Pekanbaru.
Mereka juga harus mengikuti Perwako Pekanbaru Nomor 130 Tahun 2020 tentang Perubahan Pedoman Prilaku Hidup Baru Masyarakat Produktif, dan Aman Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 di Kota Pekanbaru. *
Berita Lainnya +INDEKS
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Saksikan Ketamin 1,3 Ton Dibakar, Hasil Penggagalan MV King Sun
BATAM || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menya.
Ribuan Penambang Bergerak! Pembelian Timah Terhenti, Ekonomi Masyarakat Terancam
BELITUNG TIMUR || Ribuan masyarakat penambang bijih timah di Kabupaten Belitung Timur menda.
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
PANGKALPINANG || Asisten Intelijen (Asintel) Satlap Tricakti, Kolonel Inf Rudi Firmansyah, member.
Kaster TNI Pimpin Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Dabo Singkep, Kodam XIX Tuanku Tambusai Salurkan 636 Paket Sembako
LINGGA || Kaster TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan .
Satlap Tri Cakti Bongkar Penyelundupan Timah Ilegal di Belitung, 229 Kampil dan Perdana 37 Balok Disita
BELITUNG || Satlap Tri Cakti bersama Satgas Gabungan yang terdiri dari Posal Belitung dan KP3 Kab.
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Penguatan Stabilitas Keamanan Perbatasan dalam Kunjungan Kerja Menko Polkam di Kepri
BATAM || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP mendamp.







