pilihan +INDEKS
Asik Mandi - Mandi di Lubang Kalam, 1 Orang Tewas Tenggelam
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru - Basarnas Pekanbaru merevisi korban tenggelam di Lubang Kalam, Rantau Berangin, Kabupaten Kampar yang awalnya berjumlah dua orang sebenarnya hanya satu orang pada hari Selasa, 3 Mei 2022 lalu.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Ishak menyebutkan bahwa laporan awal yang diterima ada dua orang korban tenggelam.
"Informasi terkini dari pihak keluarga bahwa korban berjumlah hanya 1 orang (revisi laporan awal berjumlah 2 orang)," ujar Ishak, Rabu, 4 Mei 2022.
Satu orang korban tersebut diketahui bernama Tomi Ritonga (22) yang tenggelam saat mandi-mandi di Lubang Kalam, Kampar.
"Pada pukul 07.00 WIB, tim melakukan penyisiran kearah Hilir sungai sepanjang 3 Kilometer," terang Ishak.
Tidak hanya penyisiran, tim dari Basarnas juga melakukan penyelaman untuk mencari jika korban tersangkut.
"Namun hingga saat ini masih belum ditemukan keberadaan korban dan kita akan terus berupaya melakukan pencarian," Ucapnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Memanas di Panipahan! Aksi Massa Nyaris Ricuh, Brimob Polda Riau Tampil Humanis Redam Situasi
ROHIL || Suasana Desa Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, mendadak memanas pada Minggu (12/04.
Panipahan Memanas, Kapolda Riau Turun Tangan: Dua Pejabat Polsek Dicopot
PEKANBARU || Kapolda Riau, Herry Heryawan, mengambil langkah tegas dengan mencopot Kapolsek Panip.
Lift Maut di Pekanbaru! Tiga Pekerja Terluka Parah Usai Terjun dari Lantai 7
PEKANBARU || Kecelakaan kerja serius terjadi di proyek pembangunan Rumah Sakit Santa Maria, Kota .
Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis Fraksi Gerindra Jungkir Balik ke Parit
BENGKALIS || Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Dumai–Pakning, tepatnya di Desa Par.
Putus Kontrak Sepihak, PT Sumatera Kemasindo Digugat eks Karyawan di Pengadilan Negeri Pekanbaru
PEKANBARU || Seorang eks pekerja kontrak di Kota Pekanbaru, Ryan Zikrullah, mengajukan guga.
Rapat Panas di DPRD Pekanbaru, Pejabat BPN Pilih Menghindar Saat Dimintai Klarifikasi
PEKANBARU || Dua pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Pekanbaru menolak memberikan ketera.







