pilihan +INDEKS
Wakapolri Beri Penghargaan Atas Pencapaian Vaksinasi Tertinggi Di Wilayah Hukum Polda Riau
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru - Kegiatan Vaksinasi serentak dilaksanakan di seluruh wilayah jajaran Polda Riau dengan jumlah 317 titik dengan target sasaran 64.000 Dosis, sedangkan di kota Pekanbaru targetnya adalah 5.000 Dosis dengan jumlah Vaksinator sebanyak 6238 untuk seluruh Riau yang terdiri dari gabungan TNI, POLRI, Dinas Kesehatan dan relawan dengan ketersediaan Vaksin di Provinsi Riau sebanyak 371.896 Dosis. Kegiatan Vaksinasi secara serentak hari ini digelar di halaman Fakultas Hukum Universitas Riau (UNRI) pada Kamis, (24/03/2022).
Acara ini dihadiri oleh Wakapolri Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono M.Si, Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal, Forkopimda Provinsi Riau, Forkopimda Kabupaten Kota, Rektor Universitas Riau, Ketua MUI Prov.Riau, Ketua MUI Kota Pekanbaru, Imam Masjid Agung An’nur, Imam Masjid Al-Fallah, Ketua FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) kota Pekanbaru.
Pekanbaru merupakan penerima penghargaan pencapaian Vaksin Dosis 1 tertinggi di Provinsi Riau dengan pencapaian 849.119 dosis (114,84%), sedangkan pencapaian Vaksin Dosis 2 tertinggi diraih oleh Kabupaten Siak dengan pencapaian 256.286 dosis (74,57%), pencapaian Vaksin Lansia tertinggi diperoleh oleh Kabupaten Indragiri Hilir dengan capaian dosis 1 sebanyak 30.439 dosis (76,95%), pencapaian vaksin anak-anak tertinggi diraih oleh Kabupaten Kuansing dengan capaian dosis 1 sebanyak 29.441 dosis (83,14%).
Penghargaan diserahkan oleh Wakapolri Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono M.Si yang didampingi Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto dan Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal kepada perwakilan daerah yang meraih penghargaan vaksinasi tertinggi.
Dalam sambutannya, Wakapolri menyebutkan bahwa vaksinasi merupakan cara kita untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19.
“Polri bersinergi dengan TNI, Pemerintah daerah, Tokoh Masyarakat, Satgas bersama seluruh elemen masyarakat Indonesia bersama kita meningkatkan vaksinasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Meskipun kita sudah divaksin bukan berarti kita tidak akan terpapar Covid-19. Tetap lakukan protokol kesehatan, dan ajak seluruh keluarga, teman kita yang belum divaksin agar divaksin lengkap. Kalau masyarakat kita sehat, ekonomi kita bangkit dan masyarakat kita akan sejahtera,” kata Wakapolri
Sementara itu Irwasum Polri Komjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto melaporkan pencapaian vaksinasi di Provinsi Riau, bahwa vaksin dosis pertama mencapai 95,68%, dosis kedua mencapai 73,61%, untuk vaksin ketiga 7,6% dan masih perlu dimaksimalkan lagi.
Target vaksin hari ini sebanyak 64.000 dosis di 317 titik di seluruh Provinsi Riau. Polda Riau tentunya akan mengoptimalkan lagi khususnya untuk vaksin dosis 2 dan vaksin Booster agar tercapai Herd Immunity di masyarakat kita.
Berita Lainnya +INDEKS
Pembangunan Masjid Al-Ikhlas Dimulai, Wabup Rohil Ajak Warga Bersatu Membangun Rumah Ibadah
ROKAN HILIR || Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles, BBA., MBA., menghadiri peletakan .
Pengadilan Hubungan Industrial Pekanbaru Kabulkan Gugatan Pekerja, PT Sumatera Kemasindo dihukum Bayar Upah Sisa Kontrak Rp.32.000.000 kepada pekerja
PEKANBARU || Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru mengabulkan se.
Wawako Tinjau Salah Satu Stand Kendaraan Listrik Ramah Lingkungan
PEKANBARU ||Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia kembali menggelar Pelita Indonesia Stu.
Pengurus HIPMI Riau Laporkan Dugaan Pelanggaran Mekanisme di HIPMI Riau ke SC dan OC Munas XVIII
PEKANBARU || Sehubungan dengan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI, beberapa angg.
Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho Pimpin Upacara peringatan Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Memajukan Dunia Pendidikan
PEKANBARU || Bertempat di lapangan terbuka komplek Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jendera.
Patroli Udara dan Pemadaman Karhutla di Pelalawan dan Pemadaman kebakaran Lahan Gambut
PELALAWAN || Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakuk.







