pilihan +INDEKS
Dit Resnarkoba Polda Riau Amankan 80 Kg Sabu dan Ringkus 11 Pelaku , Kapolda : Pemberantasan Narkoba Program Prioritas Kami
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru - Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau meringkus 11 orang yang terlibat peredaran gelap narkotika. Tak main-main, 80 kilogram narkotika jenis sabu disita aparat berwajib. Serbuk haram ini dari negeri jiran malaysia yang masuk melewati perairan di Dumai. Gerakan para tersangka yang bertindak sebagai kurir ini justru dikendalikan oleh seorang warga binaan lapas di kabupaten bengkalis, yang juga turut digulung polisi.
11 tersangka saat ini sudah dijebloskan ke sel tahanan polda riau. Mereka terancam hukuman berat dengan kontruksi pidana hukuman mati atau penjara paling lama 20 tahun. Polisi meyakinkan, tak ada ampun bagi para tersangka yang terjun dalam peredaran gelap narkotika. Bukan tanpa sebab, pemberantasan sindikat narkoba masuk dalam prioritas program Kapolda Riau yang baru, Irjen Pol Mohammad Iqbal SIK MH.
Dalam jumpa persnya, Kamis (20/1/2022), Irjen M Iqbal menegaskan telah mengintruksikan direktorat reserse narkoba agar memburu para bandar dalam jaringan internasional tersebut.
“Bandar besarnya sudah kita kantongi identitasnya. Ingat, sembunyi di lobang terkecil pun akan kami kejar," tegasnya.
Iqbal memastikan, pihaknya bakal mengusut peredaran uang yang digunakan para tersangka dalam bisnis haram narkoba itu.
“Tentu, kita juga akan tangani Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jaringan ini, kami akan hajar. Karena darahnya disitu (Dana). Deman dan suplaynya harus kita putus," tegas Iqbal dalam jumpa persnya bersama Gubernur Riau Syamsuar, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Syeich Ismed, Kepala BNN Riau Brigjen Robinson, Kabid Humas Kombes Sunarto dan Direktur Reserse Narkoba Kombes Yos Guntur Yudi dan Kabid Propam Kombes Joehanes Setiawan.
Sikap tegas kapolda ini disambut baik gubernur riau syamsuar. Walau baru 17 hari menapak karir di riau, Iqbal dianggap bergerak cepat menjalankan program prioritasnya,dimana salah satunya terkait pemberantasan narkoba.
“Pemerintah provinsi riau dan tentunya forkopimda mensupport kebijakan kapolda, terutama program pencegahan peredaran Narkoba," kata Syamsuar.
Pun begitu halnya dengan Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Syeich Ismed. Dengan lantang jenderal bintang satu ini meyakinkan bahwa jajaran di bawah komandonya siap mendukung upaya polri dalam penindakan peredaran gelap narkotika di negeri lancang kuning. Termasuk pengawasan di wilayah rawan, yakni di pesisir riau yang menjadi akses masuk narkoba dari luar negeri.
Adapun 11 tersangka yang diamankan ini, antara lain berinisial IL yang merupakan warga binaan lapas di bengkalis, yang bertindak sebagai pengendali sekaligus mengkoordinir kurir untuk membawa sabu. Dia juga yang berkomunikasi dengan warga negara asing asal malaysia untuk memuluskan perjalanan sabu itu ke riau, untuk selanjutnya dibawa ke jawa barat dan jawa timur.
10 tersangka lainnya adalah SA, ES, PD, IS, KM, SY,RE, RP dan dua lainnya WN serta SR. Untuk dua nama terakhir, diketahui masih berumur 19 tahun. Mereka berperan sebagai kurir dengan tugas membawa serbuk haram tersebut sesuai perintah IL. Para tersangka dibekuk tanpa perlawanan didua lokasi, antara lain Kota Dumai dan Pekanbaru pada Jumat (15/1/2022), Setelah polisi mengendus pergerakan mereka.
Berita Lainnya +INDEKS
Tim Pembela Profesi Advokat PERADI Pekanbaru Antar Surat Atensi, Desak Penegak Hukum Tegas
PEKANBARU || Dalam menjaga marwah profesi, Tim Pembela Profesi Advokat DPC PERADI Pekanbaru menga.
Kabid Hukum DPW PWMOI Riau Akan Kawal Terus Laporan Penganiayaan Adv Desi, Lamban Kita Laporkan Ke Propam Polda Riau
PEKANBARU || Atas nama kebenaran dan keadilan, serta dalam rangka melindungi marwah advokat.
Operasi Senyap Bareskrim Polri Grebek THM MP Club, 60 Pengunjung di Angkut
PEKANBARU || Sebanyak 60 pengunjung tempat hiburan malam MP Club di Kota Pekanbaru, Riau, dinyata.
Syahidila Yuri : PBH PERADI Akan Kawal Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Advokat Desi
PEKANBARU || Pusat Bantuan Hukum (PBH) PERADI Pekanbaru menyampaikan kecaman atas dugaan ke.
Rio Kasairy Desak Polresta Pekanbaru Bertindak, PWMOI Riau Kawal Kasus Advokat
PEKANBARU || Terkait penganiayaan dan penyekapan serta intimidasi yang dilakukan oleh seorang war.
Antar Surat Somasi Berujung Dugaan Kekerasan, Advokat Muda Lapor Polisi
PEKANBARU || Seorang advokat muda, Desi Silvia Angraini, SH, MH diduga menjadi korban kekerasan, .







.jpg)