pilihan +INDEKS
Melawan Saat Ditangkap , Bandar Narkoba Tewas di Tembak
PUBLIKTERKINI.COM, KAMPAR – Tim Opsnal Polsek Siak Hulu menembak mati seorang terduga pelaku narkoba karena melakukan perlawanan kepada petugas saat ditangkap.
Tindakan tegas terukur itu dilakukan karena terduga pelaku berupaya merebut senjata api petugas.
Dari penyergapan itu pihak Kepolisian berhasil menemukan 285 butir pil ekstasi.
Pihak Kepolisian menembak menembak terduga dan mengenai bagian perut.
“Penyergapan terhadap pelaku narkoba ini terjadi di Jalan Lintas Timur wilayah Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu, pada Selasa sore (16/11/2021) sekira pukul 16.00 wib. Ia adalah IS alias KD (35), warga Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak. Dari pelaku ditemukan barang bukti 285 butir pil ekstasi, sebilah pisau berikut sarungnya, sebuah tas sandang warna hitam dan topi warna hitam,” ujar Kapolsek Siak Hulu AKP Rusyandi Zuhri Siregar S.Sos, MH dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (17/11).
Menurut Rusyandi, tindakan untuk melumpuhkan pelaku dengan cara menembak merupakan tindakan sesuai dengan SOP, karena dalam proses penangkapan pelaku berupaya merebut senjata milik petugas.
“Saat petugas melakukan penangkapan, pelaku melawan dan mencoba merebut senjata api petugas, kemudian dilakukan tindakan tegas terukur dengan cara menembak dan mengenai bagian perut tersangka,” beber Rusyandi.
Berita Lainnya +INDEKS
Kasus Perambahan Hutan Memanas, Anggota DPRD Kampar F Resmi Jadi Tersangka
PEKANBARU || Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau menetapkan anggota DPR.
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.







