pilihan +INDEKS
Mabes TNI dan Kodim 0321/Rohil Satukan Langkah Cegah Karhutla
ROHIL || Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir terus diperkuat. Tim Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) kembali turun ke lapangan untuk memberikan penyuluhan sekaligus memantau kondisi wilayah rawan Karhutla.
Kali ini, tim menyambangi Kecamatan Rantau Kopar, Kamis (3/9/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Rantau Kopar mulai sekitar pukul 11.30 WIB.
Penyuluhan tersebut melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kepenghuluan, instansi terkait, perusahaan, serta masyarakat.
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dipimpin Kolonel Elektronika (Lek) Aris Setianta bersama Kolonel Mar. M. Asrof Widiarto, S.T., M.Tr.(Hanla), Letkol Mar. Alyessi Hippy, Mayor Inf. Andang Rohadi, Mayor Inf. Roni Kusnandar, dan Mayor Inf. Ade Hermansyah.
Dalam penyuluhan, Kolonel Lek Aris Setianta mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya lintas matra dan lintas sektor untuk memperkuat pencegahan serta penanganan Karhutla.
Menurut Aris, pengecekan secara langsung di lapangan penting dilakukan untuk mengetahui kondisi dan perkembangan situasi secara faktual.
“Pengecekan dan pemantauan dilakukan secara langsung di lapangan guna mengetahui kondisi serta perkembangan situasi secara nyata,” ujar Aris.
Ia menjelaskan, hasil pengecekan di lapangan selanjutnya akan dituangkan dalam laporan untuk disampaikan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
Namun, dalam pelaksanaan penanganan Karhutla masih ditemukan sejumlah kendala. Di antaranya jarak lokasi kebakaran, keterbatasan kendaraan, peralatan pemadam, serta dukungan anggaran.
Aris menilai dukungan teknologi dan peralatan yang memadai diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penanganan Karhutla, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan
Camat Rantau Kopar Nazaruddin, S.Pd., mengatakan keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam penanganan Karhutla di wilayahnya.
Menurutnya, keterbatasan tersebut turut memengaruhi ketersediaan sarana dan prasarana pendukung pemadaman.
Selain persoalan anggaran, faktor geografis juga menjadi tantangan. Jarak lokasi kebakaran yang jauh dari sumber daya, personel, dan peralatan pemadam dapat memperpanjang waktu tempuh menuju titik api.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kecepatan respons, terutama ketika kebakaran berkembang dengan cepat.
TNI Perkuat Pencegahan dari Tingkat Desa
Sementara itu, Kolonel Mar. M. Asrof Widiarto menegaskan komitmen TNI dalam membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi berbagai bencana, termasuk Karhutla.
Ia menyebut keterlibatan TNI dalam penanggulangan bencana merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Asrof menekankan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh pihak.
Menurutnya, kondisi lahan yang kering, aktivitas manusia, pembukaan lahan untuk pertanian, hingga aktivitas industri dapat menjadi faktor yang meningkatkan potensi kebakaran.
“Alam harus dijaga dan dilestarikan, sehingga pada akhirnya alam juga akan memberikan perlindungan dan manfaat bagi kehidupan kita semua,” pesannya.
Ia menambahkan, sejumlah langkah telah dilakukan dalam penanggulangan Karhutla, antara lain pemetaan wilayah rawan serta pelaksanaan modifikasi cuaca untuk meningkatkan potensi hujan.
Sinergi TNI-Polri juga terus diperkuat melalui patroli di desa-desa. Patroli tersebut ditujukan untuk mencegah sekaligus mendeteksi sedini mungkin potensi terjadinya Karhutla.
Manfaatkan Drone dan Teknologi Deteksi Panas
Pemanfaatan teknologi juga menjadi bagian dari upaya pemantauan. Tim Mabes TNI menggunakan drone dan perangkat pendeteksi panas untuk membantu mengawasi wilayah yang sulit dijangkau secara langsung.
Teknologi tersebut digunakan untuk membantu mengidentifikasi titik panas maupun indikasi yang berpotensi memicu kebakaran.
Di tingkat kewilayahan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga didorong untuk aktif melakukan pemantauan serta pencegahan di wilayah masing-masing.
Danramil dan Kapolsek diharapkan memastikan perkembangan situasi Karhutla dapat dipantau dan dilaporkan berdasarkan informasi langsung dari personel di lapangan.
Usai kegiatan penyuluhan, Tim Mabes TNI bersama unsur terkait melanjutkan kegiatan dengan meninjau lokasi Karhutla sebelum ditutup dengan foto bersama.
Dandim 0321/Rohil Letkol Inf M. Ricky P.P.P.A.G.A. mengapresiasi perhatian dan dukungan Mabes TNI terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Rokan Hilir.
Kehadiran Tim Mabes TNI di Rantau Kopar diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, Masyarakat Peduli Api (MPA), perusahaan, dan masyarakat.
Penguatan patroli, pemantauan wilayah rawan, sosialisasi kepada masyarakat, pelaporan cepat, serta dukungan terhadap MPA menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla.
Berita Lainnya +INDEKS
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Pemulihan dan Pelestarian Kawasan Tesso Nilo
PEKANBARU || Kodam XIX/Tuanku Tambusai memperkuat sinergi lintas instansi dalam mendukung pemulih.
Patroli Karhutla! Tak Ada Titik Api, Patroli Karhutla Polsek Bandar Sei Kijang di Pelalawan Membuahkan Hasil
PELALAWAN II Personel Polsek Bandar Sei Kijang melaksanakan kegiatan patroli karhutla (kebakaran .
CEGAH LAKA LANTAS, POLSEK BANDAR SEI KIJANG GENCAR SOSIALISASI KESELAMATAN DALAM OPERASI PATUH LANCANG KUNING 2026
PELALAWAN II Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Unit Lalu Lint.
JAGA AKTIVITAS PAGI WARGA, POLSEK BANDAR SEI KIJANG RUTIN GELAR STRONG POINT DI TITIK RAWAN LANTAS
PELALAWAN II Guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta mengantisipasi kemacetan dan.
BANGUN KEDAKETAN LEWAT PENDEKATAN AGAMA, POLSEK BANDAR SEI KIJANG GELAR GERAKAN SAJADAH SHOLAT SUBUH BERJAMAAH
PELALAWAN II Dalam upaya membangun kedekatan dan kepercayaan publik antara Polri dengan masyaraka.
Progres Positif TMMD ke-130: Tiga Rumah Warga Desa Kuala Lemang Siap Dihuni Berkat Gotong Royong TNI dan Rakyat
?INHIL || Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali membuahkan hasil ny.







