pilihan +INDEKS
Kapolda Riau Tinjau Lokasi PETI di Sungai Piudang, Tegaskan Penindakan Tambang Emas Ilegal
KUANTAN SINGINGI || Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., bersama Gubernur Riau Abdul Wahid, S.H.I, M.Ag, serta Bupati Kuansing Dr. Suhardiman Amby, MM melakukan pengecekan langsung lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang telah dipasang plang larangan aktivitas di Sungai Piudang, Desa Pintu Gobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing, Kamis (21/8/2025) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Inhu Ade Agus Hertanto, jajaran Polda Riau, Polres Kuansing, serta sejumlah media.
Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., menegaskan bahwa penindakan terhadap aktivitas tambang emas ilegal akan dilakukan secara tegas dan berkelanjutan. “Saya ingatkan kepada para pelaku yang masih melakukan kegiatan ilegal tambang emas, kami akan menindak tegas. Penindakan ini tidak berhenti di sini, kami akan terus melakukan penyisiran mulai dari Sungai Kuantan hingga Sungai Indragiri Hulu. Kami juga akan bekerja sama dengan TNI dan stakeholder terkait untuk menertibkan tambang ilegal,” tegasnya.
Kapolda juga menekankan dampak negatif dari tambang ilegal, baik bagi lingkungan maupun bagi daerah dan masyarakat. “Tambang emas ilegal merusak alam, tidak memberikan kontribusi untuk daerah, masyarakat, dan juga tidak membayar pajak. Saya mendukung penuh apa yang disampaikan Gubernur agar tambang rakyat dikelola kembali secara legal,” tambah Kapolda.
Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan pemerintah provinsi berinisiatif menertibkan aktivitas tambang ilegal sekaligus menetapkan wilayah pertambangan rakyat yang diperbolehkan. “Kami akan menata ulang dan mengurus izinnya agar masyarakat tetap bisa menambang dengan syarat tidak merusak lingkungan. Kerja sama dengan BUMN dan koperasi akan dilakukan agar tata kelolanya sesuai aturan. Selama ini Sungai Kuantan tercemar akibat tambang ilegal, namun sekarang sudah kembali jernih,” ujarnya.
Bupati Kuansing Dr. Suhardiman Amby mengapresiasi kolaborasi pemerintah provinsi, kepolisian, dan pemerintah daerah yang berhasil membuat aliran Sungai Batang Kuantan kembali jernih. Ia mengimbau masyarakat menghentikan aktivitas tambang ilegal sampai adanya izin resmi.
Sementara itu, Bupati Inhu Ade Agus Hertanto menyatakan pihaknya akan meminta arahan Gubernur terkait pengelolaan tambang masyarakat di wilayahnya dan bekerja sama dengan instansi terkait untuk menindak pelaku tambang ilegal. Ia juga mengapresiasi hasil penindakan di Kuansing yang berdampak positif pada kualitas air Sungai Kuantan hingga Indragiri Hulu.
Pengecekan ini menunjukkan komitmen pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan kepolisian dalam menertibkan tambang ilegal, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendorong pengelolaan pertambangan yang legal, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Berita Lainnya +INDEKS
GOTONG ROYONG BANGUN KANTOR BARU, PEMERINTAH NAGARI TIKU SELATAN SEPAKAT LANJUTKAN PEMBANGUNAN SECARA SWADAYA
AGAM II Pemerintah Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Akuntabilitas Kinerja melalui Rapat Koordinasi LAKIP/SAKIP
PEKANBARU || Kodam XIX/Tuanku Tambusai memperkuat akuntabilitas kinerja organisasi melalui Rapat .
Kebakaran Lahan Gambut di Lubuk Besar Capai Dua Hektare, TNI Bersama Masyarakat Turun Tangan
INHIL || Personel TNI dari Koramil 09/Kemuning bersama aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, a.
Patroli Karhutla! Kembali Polsek Bandar Sei Kijang Gencar Patroli dan Sebar Maklumat Kapolda Riau
PELALAWAN II Personel Polsek Bandar Sei Kijang melaksanakan kegiatan patroli karhutla (kebakaran .
Patroli KRYD!!! Polsek Bandar Sei Kijang: Wujud Komitmen dalam Menjaga Keamanan
PELALAWAN II Polsek Bandar Sei Kijang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam .
Jaga Kamtibmas Kondusif, Polsek Bandar Sei Kijang Sambangi Pos Sat Kamling SMPN 01
PELALAWAN II Guna menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukumnya, Polsek B.







