pilihan +INDEKS
Jaringan Mahasiswa LIRA (Mahali) Riau Dukung Cipayung Plus Untuk Usut Tuntas Kasus Water Front City Kampar
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jaringan Mahasiswa LIRA (Mahali) Riau menyatakan dukungannya kepada Cipayung Plus dalam upaya mengusut tuntas kasus proyek Water Front City di Kampar. Dukungan ini diberikan sebagai bentuk komitmen Jaringan Mahali Riau terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan yang berdampak pada lingkungan dan masyarakat, Sabtu (13/7/2024).
Ketua Departemen Politik dan Hukum DPW Jaringan Mahali Riau, Bayu Nofriesta. P menegaskan bahwa proyek Water Front City di Kabupaten Kampar harus ditinjau secara menyeluruh agar tidak merugikan masyarakat dan lingkungan sekitar. "Kami mendukung sepenuhnya langkah Cipayung Plus untuk mengusut kasus ini hingga tuntas. Proyek sebesar ini harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, terutama terkait dengan dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan," ujar Bayu.
Bayu juga menambahkan bahwa proyek tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar, namun harus dilaksanakan dengan prinsip keberlanjutan dan tidak mengorbankan ekosistem yang ada. "Kami menginginkan agar setiap proyek pembangunan di Riau dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat tanpa merusak lingkungan," tambahnya.
Jaringan Mahali Riau menekankan pentingnya investigasi mendalam terhadap aliran dana dan pelaksanaan proyek tersebut. Dugaan adanya penyimpangan dan ketidakberesan dalam proses pembangunan harus diusut tuntas untuk memastikan keadilan dan kepentingan publik terjaga. "Kami berharap dengan adanya kolaborasi ini, kasus ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan, sehingga memberikan pelajaran bagi proyek-proyek lainnya di masa mendatang," terang Bayu.
Dalam upaya mendukung langkah ini, Jaringan Mahali Riau juga akan melakukan pemantauan secara independen dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi perkembangan kasus ini. "Kami percaya bahwa peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga agar proyek-proyek pembangunan dapat berjalan sesuai dengan aturan dan tidak merugikan lingkungan serta masyarakat setempat," tegas Bayu.
"DPW Jaringan Mahali Riau akan terus mengawal kasus ini dan memastikan bahwa proses investigasi berjalan transparan dan adil. Dukungan ini juga merupakan bagian dari komitmen Jaringan Mahali Riau untuk melibatkan masyarakat dalam setiap proses pembangunan yang ada di wilayahnya, agar suara mereka didengar dan hak-hak mereka terlindungi. Dukungan ini menunjukkan komitmen Jaringan Mahali Riau untuk terus mengawal kebijakan dan proyek-proyek pembangunan di Riau agar berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip keberlanjutan dan keadilan sosial", pungkas Bayu.
Sumber : Humas PWMOI Riau
Berita Lainnya +INDEKS
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
PANGKALPINANG || Asisten Intelijen (Asintel) Satlap Tricakti, Kolonel Inf Rudi Firmansyah, member.
Kaster TNI Pimpin Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Dabo Singkep, Kodam XIX Tuanku Tambusai Salurkan 636 Paket Sembako
LINGGA || Kaster TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan .
Satlap Tri Cakti Bongkar Penyelundupan Timah Ilegal di Belitung, 229 Kampil dan Perdana 37 Balok Disita
BELITUNG || Satlap Tri Cakti bersama Satgas Gabungan yang terdiri dari Posal Belitung dan KP3 Kab.
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Penguatan Stabilitas Keamanan Perbatasan dalam Kunjungan Kerja Menko Polkam di Kepri
BATAM || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP mendamp.
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Sambut Menko Polkam di Batam, Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jaga Keamanan Kepri
BATAM || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menghad.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Percepat Pembangunan Jembatan Muara Musu, Pemasangan Lantai Masuki Tahap Penentu
MUARA MUSU – Kodam XIX/Tuanku Tambusai terus mempercepat pembangunan jembatan penghubung di Des.







