pilihan +INDEKS
Fajar Lase Motivasi Pelajar Dan Mahasiswa Di Selatpanjang Untuk Jadi Pengusaha Sukses
PUBLIKTERKINI.COM,Selatpanjang - Perlindungan hak Kekayaan Intelektual (KI) tentu merupakan hal yang sangat penting, terlebih lagi di era digital seperti saat ini. Kemajuan teknologi telah memberi kemudahan bagi setiap orang untuk membajak dan mencuri hasil karya orang lain untuk keuntungannya sendiri sehingga dapat merugikan para inovator dan pembuat karyanya. Mengenalkan manfaat KI sejak dini pada generasi muda diharapkan mampu memajukan kesejahteraan masa depan bangsa.
Untuk itulah Staf Khusus Menkumham Bidang Transformasi Digital, Fajar B.S. Lase gencar melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan kampus. Tujuannya agar anak muda bisa melek teknologi dan kekayaan intelektual. Agar KI dikenal sampai ke pelosok daerah, Fajar pun mendatangi SMA Kalam Kudus dan AMIK Selatpanjang, Rabu (14/9). Ternyata kedatangannya di SMA Kalam Kudus Selatpanjang sudah dinanti-nantikan para pelajar yang semuanya tergolong Gen-Z, yaitu generasi yang lahir di tahun 1996 sampai 2012.
Diawal mukaddimahnya, Fajar menyebut manusia yang tak bisa mengikuti perkembangan zaman, maka otomatis tergilas. Berdasarkan penelitian, sebanyak 70% Gen-Z tidak mau bekerja secara terikat, generasi ini adalah generasi mandiri dan kreatif. "Adik-adik semua pasti generasi yang melek teknologi. Kembangkan ide dan kreatifitas, tuangkan dalam aplikasi atau produk lainnya. Jadilah pengusaha sejak dini, banyak anak muda yang sudah membuktikan diri merdeka dari financial, punya penghasilan sendiri. Orang tua kalian pasti bangga," kata pria asal Sumatera Utara ini.
Setelah itu, produk yang dihasilkan tersebut harus segera didaftarkan potensi Kekayaan Intelektualnya, apa itu merek, paten, hak cipta dan lainnya. Agar produk kita terlindungi dari bajakan atau plagiat orang lain, dan setiap orang yang menggunakan produk kita maka akan menjadi penghasilan bagi kita dalam bentuk royalti dan franchise, lanjut Fajar lagi.
Shakira, salah satu siswi SMA Kalam Kudus Selatpanjang menyebut kegiatan ini telah membuka wawasan dan imajinasi mereka untuk segera berkreasi. Menciptakan sesuatu yang belum terpikirkan oleh orang lain, kemudian mendaftarkan KI nya dan segera mendapatkan keuntungan. "Kami bersyukur mendapatkan pencerahan dari Kemenkumham. Tak sabar ingin cepat-cepat menjadi pengusaha dan menghasilkan cuan," katanya gadis manis yang bercita-cita sebagai event organizer ini.
Lain hal dengan Firman, mahasiswa AMIK Selatpanjang. Hobinya mengedit video dan membuat aplikasi sudah mulai menghasilkan pundi-pundi uang. "Video dan aplikasi yang saya buat belum saya daftarkan potensi KI-nya. Setelah mendapatkan pencerahan dari Bapak Stafsus Menkumham ini, saya akan segera mendaftarkan hak ciptanya. Supaya bisa menghasilkan cuan dan gak minta uang jajan lagi sama mamak," katanya tertawa. Firman juga berjanji akan membuat aplikasi yang bisa dimanfaatkan warga masyarakat untuk memasarkan produk lokal khas Selatpanjang ke seluruh penjuru dunia.
Berita Lainnya +INDEKS
Kasad Dukung Kesiapsiagaan Puslatpur Kodiklatad dengan Dua Mobil Damkar
OKU TIMUR || Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad menerima dua unit mobil pemadam kebakara.
Danpuslatpur Kodiklatad Dorong Prajurit Sigap, Peduli, dan Bertanggung Jawab
OKU TIMUR || Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Kodiklatad Brigjen TNI Polsan Situmoran.
Peringati HUT Ke-81 RI dan Maulid Nabi, 3.000 Jemaah Padati Tabligh Akbar di Ciwidey
BANDUNG || Ribuan warga memadati kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Kawasan Ciwidey, Ka.
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Saksikan Ketamin 1,3 Ton Dibakar, Hasil Penggagalan MV King Sun
BATAM || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menya.
Ribuan Penambang Bergerak! Pembelian Timah Terhenti, Ekonomi Masyarakat Terancam
BELITUNG TIMUR || Ribuan masyarakat penambang bijih timah di Kabupaten Belitung Timur menda.
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
PANGKALPINANG || Asisten Intelijen (Asintel) Satlap Tricakti, Kolonel Inf Rudi Firmansyah, member.







