pilihan +INDEKS
Menunggu Tangan Besi Kejati Baru, Tangkap Pejabat Korupsi di Riau
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru - Riau selain provinsi penghasil minyak juga penghasil para koruptor. Tak heran jika Riau masuk dalam 10 besar provinsi terkorup yang disampaikan KPK pada 21 April 2022 kemarin. Hal itu dibuktikan dengan telah ditangkapnya para pejabat di Riau, mulai dari Gubernur, Bupati hingga kepala Dinas, namun sampai saat ini belum menimbulkan efek jera malah korupsi semakin merajalela ditambah pula oknum penegak hukum yang seolah bermain mata dengan para koruptor tersebut.
Bahkan kasus korupsi yang sudah dilaporkan oleh beberapa lembaga dan masyarakat dengan mudahkan di SP3 kan, ada pula yang dibebaskan dan di peti eskan, sehingga mereka para koruptor tersenyum dan melambaikan tangan saat dilakukan pemeriksaan dan persidangan.
Namun hadirnya sosok Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau yang baru Dr. Supardi, SH, MH membawa angin segar untuk mengungkap laporan-laporan korupsi yang mandek di Kejati dan Kejari se Riau nantinya seperti yang disampaikan Boma Harmen Gubernur LSM LIRA Provinsi Riau saat berdiskusi dengan Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PW MOI) Riau baru-baru ini.
"Kita ini sudah bosan di cap sebagai provinsi terkorup di Indonesia, Tiga Gubernur kita ditangkap karena korupsi belum lagi dengan para pejabat baik bupati dan kepala dinas juga sudah banyak yang di tangkap. Tapi perubahan belum juga dirasakan, tindak korupsi di Riau semakin banyak bahkan seakan-akan mereka semakin berani dan tidak ada malu sedikitpun' ucap Boma yang juga ketua PW MOI Riau.
Lanjutnya dengan kehadiran Kejati yang baru semoga dapat membawa perubahan sehingga Riau tidak lagi menjadi provinsi terkorup di indonesia
"Kejati yang baru harus berani melawan korupsi, jangan tebang pilih. Tangkap semua penjabat yang terbukti korupsi, proses semua laporan korupsi yang sudah masuk saat ini, saya yakin kita akan terlepas dari sebutan provinsi terkorup di indonesia" ucapnya tegas.
Boma juga menyampaikan, Kejari baru memiliki tugas yang amat berat, ada 2 kasus korupsi terbesar yang harus diselesaikan dengan cepat yakni kasus hibah bantuan sosial di kabupaten Siak yang diduga melibatkan Gubernur Riau Syamsuar. Jika melihat laporan dugaan korupsi itu merugikan negara ratusan miliar rupiah.
"Kita tunggu keberanian Kejati baru ini, apakah dia berani mengungkap korupsi bansos di Siak, ini nilai korupsi luar biasa diduga melibatkan orang penting di Riau" ucapnya tinggi.
Terakhir boma menyampaikan, untuk kepentingan Riau kedepan LSM LIRA Riau siap membeckup Kejati Riau untuk mengungkap kasus korupsi di Riau.
"Siap kita akan bantu bapak Kejati Riau untuk mengungkap kasus korupsi di Riau, tapi sebaliknya jika Kejati Riau melindungi koruptor maka LSM LIRA Provinsi Riau akan menjadi lawan untuk Kejati nantinya" pesannya
Di tempat terpisah ketua PW MOI Pekanbaru Aprianto menyampaikan harapan agar Kejati Riau yang baru menjadi senjata yang ampuh untuk menghilangkan korupsi di Riau.
"Kita siap bersinergi dengan Kejati Riau, kawan-kawan anggota PW MOI akan menjadi media partner kejaksaan untuk memberikan infomasi kepada masyarakat terkait kinerja kejaksaan, namun kami PW MOI juga akan menjadi corong jika kejaksaan tebang pilih dalam penyelesaian kasus korupsi" jelasnya
Aprianto juga mengaku siap memberikan informasi terkait korupsi kepada kejaksaan, sebagai bentuk kontrol sosial sehingga kejaksaan dengan mudah melakukan penyelidikan.
"Kami ini adalah kontrol sosial, orang yang pertama memberikan informasi kepada masyarakat. Sehingga informasi tersebut juga dapat digunakan kejaksaan sebagai salah satu alat bukti dalam melakukan penyelidikan" tutupnya
Berita Lainnya +INDEKS
Kasad Dukung Kesiapsiagaan Puslatpur Kodiklatad dengan Dua Mobil Damkar
OKU TIMUR || Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad menerima dua unit mobil pemadam kebakara.
Danpuslatpur Kodiklatad Dorong Prajurit Sigap, Peduli, dan Bertanggung Jawab
OKU TIMUR || Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Kodiklatad Brigjen TNI Polsan Situmoran.
Peringati HUT Ke-81 RI dan Maulid Nabi, 3.000 Jemaah Padati Tabligh Akbar di Ciwidey
BANDUNG || Ribuan warga memadati kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Kawasan Ciwidey, Ka.
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Saksikan Ketamin 1,3 Ton Dibakar, Hasil Penggagalan MV King Sun
BATAM || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menya.
Ribuan Penambang Bergerak! Pembelian Timah Terhenti, Ekonomi Masyarakat Terancam
BELITUNG TIMUR || Ribuan masyarakat penambang bijih timah di Kabupaten Belitung Timur menda.
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
PANGKALPINANG || Asisten Intelijen (Asintel) Satlap Tricakti, Kolonel Inf Rudi Firmansyah, member.







