pilihan +INDEKS
Pengacara Kondang Riau Dr Yudi Krismen Polisikan Larsen Yunus dan Suparman Atas Pencemaran Nama Baik
PUBLIKTERKINI.COM,Pekanbaru - Pengacara kondang Riau yang juga sekaligus dosen hukum Dr. Yudi Krismen, SH, MH dari kantor Advokat Law Firm YK and Partners bakal melaporkan Oknum aktivis, Larsen Yunus dan Mantan Bupati Rokan Hulu, Suparman atas dugaan pencemaran nama baik di media massa.
Laporan itu, dilatar belakangi somasi terhadap Suparman yang berujung penyataan Larshen Yunus dan Suparman yang terbit dimedia online dengan judul, Larshen Yunus: Jangan Salah Paham, Apalagi Gagal Paham Terkait Kasus di Desa Teluk Sono.
Masalah ini, kata Yudi, bermula dari dilayangkannya somasi dalam perkara sengketa tanah antara Nur Cahaya dan Ninik Mamak seluas 200 Ha. Namun Yudi mengaku dituding sesat dan melakuan perbuatan melawan hukum padahal inti dari somsasi itu adalah teguran.
"Kemudian soal sarat perbuatan melawan hukum sebagaimana disampaikan larshen, apa yang dimaksud perbuatan melawan hukum itu? justru profesi saya ini dilindungi oleh hukum dan mensomasi itu hak saya," kata Yudi, Senin (13/6/2022), di Kantornya.
Menurut Yudi, Larshen sudah mengenal dengan dirinya yang dulu pernah mencabut delapan surat kuasa perkara karena tidak mengikuti saran hukum dari dirinya.
"kenapa dia bilang Oknum? dan mengenai statemen fitnah, ada tidak dalam somasi itu fitnah? kemudian mengenai gelar doktor yang tidak sejalan dengan keilmuan, saya mendapatkan gelar doktor itu pada (25/11/2016) di Universitas Padjajaran Bandung," ujarnya.
Mengenai kehadiran Suparman dalam mendamaikan kliennya, Yudi mengaku tidak keberatan. Namun, selaku penasehat hukum sudah menjadi kewajiban pengacara untuk mendampingi kliennya.
"Padahal sudah saya ingatkan bahwa saya Kuasa Hukum dan dia sudah tau itu. Lalu soal komitmen fee saya itu berdasarkan kesepakatan antara para pihak, tidak bisa dia intervensi karena itu," sebut Yudi.
Lalu, Yudi juga mengaku tersinggung secara pribadi atas ucapan Suparman yang menyebut dirinya Gila dan Gelar Doktor tidak sesuai dengan isi Kepala. "Masa saya dibilang Gila? saya kan menjalankan profesi saya," ucapnya.
"Saya akan melaporkan mereka berdua ke pihak kepolisian, karena sudah menyerang ke ranah pribadi," tutup Yudi.
Saat dikonfirmasi, Larsen Yunus mengatakan akan mengancam menaikan kembali kasus lama Yudi Krismen saat masih aktif di Kepolisian.
"Dasarnya gak jelas, ngawur, dan akan kami laporkan balik soal kasus lama dia sewaktu di Kepolisian," sebut Larsen.
Sementara itu, Suparman saat dikonfirmasi terkait ancaman laporan itu masih belum memberi tanggapan.
Berita Lainnya +INDEKS
Kasad Dukung Kesiapsiagaan Puslatpur Kodiklatad dengan Dua Mobil Damkar
OKU TIMUR || Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad menerima dua unit mobil pemadam kebakara.
Danpuslatpur Kodiklatad Dorong Prajurit Sigap, Peduli, dan Bertanggung Jawab
OKU TIMUR || Komandan Pusat Latihan Tempur (Danpuslatpur) Kodiklatad Brigjen TNI Polsan Situmoran.
Peringati HUT Ke-81 RI dan Maulid Nabi, 3.000 Jemaah Padati Tabligh Akbar di Ciwidey
BANDUNG || Ribuan warga memadati kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Kawasan Ciwidey, Ka.
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Saksikan Ketamin 1,3 Ton Dibakar, Hasil Penggagalan MV King Sun
BATAM || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menya.
Ribuan Penambang Bergerak! Pembelian Timah Terhenti, Ekonomi Masyarakat Terancam
BELITUNG TIMUR || Ribuan masyarakat penambang bijih timah di Kabupaten Belitung Timur menda.
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
PANGKALPINANG || Asisten Intelijen (Asintel) Satlap Tricakti, Kolonel Inf Rudi Firmansyah, member.







