pilihan +INDEKS
Unik, Perantau di Pariaman Gunakan Parit Sawah Untuk Budidaya Ikan Koi
PUBLIKTERKINI.COM,Padang Pariaman - Seorang pria bernama Ananta Mayadi (56) memanfaatkan parit atau selokan sawah untuk budidaya ikan koi. Mayadi merupakan perantau di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Mayadi mengatakan, dirinya memanfaatkan parit atau selokan sawah di kampung halamannya di Korong Kampuang Koto, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau.
"Saya ingin memancing animo masyarakat untuk memanfaatkan potensi daerah sebagai sumber penghasilan," kata Ananta Mayadi, Senin (21/3/2022).
Selain ikan koi, dia juga membudidayakan jenis ikan nila di parit sawah. Meski begitu, dirinya tetap memprioritaskan ikan koi sebagai andalan untuk peningkatan ekonomi.
"Ikan hias jenis koi lebih bernilai ekonomi dibandingkan dengan ikan nila atau jenis ikan lainnya untuk konsumsi. Kalau ikan nila kan dijual per kilo kalau ikan koi per ekor, harganya tergantung jenisnya dan ukurannya. Makin lama harganya makin tinggi," katanya.
Mayadi mengaku sudah menebar 2.000 bibit ikan koi yang ditebar di parit atau selokan dengan panjang sekitar 25 meter dan lebar 2,5 meter. Saat ini ikan-ikan tersebut sudah mulai besar.
Hingga saat ini pria pensiunan perusahaan sawit di Riau tersebut belum menjual ikan yang dibudidayakannya karena usaha yang digandrunginya itu baru berjalan satu bulan.
Rencananya dirinya akan membuat pembenihan ikan koi dengan memanfaatkan sawah yang kurang produktif di lahan yang dimilikinya.
"Ini juga akan menjadi cikal bakal pendirian objek wisata edukasi yang bernama Sikuchan Park," katanya.
Ia menjelaskan Sikuchan Park tersebut tidak saja menghadirkan parit atau selokan dengan panjang sekitar satu kilometer yang berisi ikan koi namun juga kuliner dan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Padang Pariaman Anton Wira Tanjung mengatakan pembudidaya ikan koi di kolam sudah banyak terdapat daerah itu tapi untuk budidaya di parit sawah belum ada selain dari yang di Sungai Limau.
"Ini unik dan menarik, kami akan meninjau budidaya ikan koi di parit tersebut," kata dia.
Berita Lainnya +INDEKS
Satlap Tri Cakti Bongkar Penyelundupan Timah Ilegal di Belitung, 229 Kampil dan Perdana 37 Balok Disita
BELITUNG || Satlap Tri Cakti bersama Satgas Gabungan yang terdiri dari Posal Belitung dan KP3 Kab.
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Penguatan Stabilitas Keamanan Perbatasan dalam Kunjungan Kerja Menko Polkam di Kepri
BATAM || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP mendamp.
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Sambut Menko Polkam di Batam, Tegaskan Soliditas TNI-Polri Jaga Keamanan Kepri
BATAM || Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menghad.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Percepat Pembangunan Jembatan Muara Musu, Pemasangan Lantai Masuki Tahap Penentu
MUARA MUSU – Kodam XIX/Tuanku Tambusai terus mempercepat pembangunan jembatan penghubung di Des.
Ketua TA Haji Arisal Aziz Mulawarman Tegaskan Arisal Aziz Hanya Mundur Dari Jabatan Ketua DPW PAN Sumbar, Arisal Aziz Tetap Solid Bersama Zulhas
PADANG || Viral pemberitaan di seluruh media sosial dan media online di Sumatera Barat dengan pen.
Jetro Sibarani Angkat Bicara Soal Mandeknya Tindak Lanjut Praperadilan
PADANG || Kuasa hukum Sulpami resmi melayangkan pengaduan kepada Bidang Profesi dan Pengamanan (P.







