pilihan +INDEKS
Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Peserta Didik pada Masa Pandemi Covid-19
PUBLIKTERKINI.COM, PEKANBARU - Pembelajaran tematik adalah pembelajaran berbasis tema yang mulai diterapkan pada kurikulum 2013 atau yang biasa disebut dengan K13. Pembelajaran tematik bertujuan untuk memberikan pembelajaran yang bermakna kepada peserta didik.
Dikatakan bermakna karena dalam pembelajaran tematik dalam satu kali pertemuan peserta didik mendapat banyak ilmu pengetahuan dikarenakan pembelajaran dilakukan dengan menyatukan berbagai mata pelajaran dalam satu tema.
Pada tematik, peserta didik menjadi pusat dari pembelajaran. Peserta didik dituntut lebih aktif dan berpikir secara kritis dalam kegiatan belajar mengajar.
Namun, sangat disayangkan bahwa kegiatan belajar mengajar peserta didik disekolah saat ini harus terhenti dan dilakukan secara daring dikarenakan virus Covid-19 yang sudah menyebar diberbagai penjuru dunia.
Pada pembelajaran tematik, berdasarkan tiga narasumber kami yang merupakan guru sekolah dasar dari kota Pekanbaru, Pelalawan dan Duri, kegiatan belajar mengajar saat ini sudah dilakukan dengan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Sebelum itu, pada awal virus corona ini masuk ke Indonesia, pembelajaran secara daring dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sosial media mulai dari WhatsApp, Zoom, Google Meet, Google Classroom, dan masih banyak lagi. Pembelajaran tematik terpadu diajarkan dengan cara guru memberikan materi kepada peserta didik lewat WhatsApp Grup kemudian memberikan tugas.
Tentunya hal ini kurang efektif terutama untuk siswa dikelas rendah. Namun, dikarenakan oleh kondisi yang tidak memungkinkan. Hal inilah yang menjadi tantangan untuk guru sebagai pendidik yang harus pandai dalam menyusun rencana dan pelaksanaan pembelajaran tematik di era pandemi Covid-19 ini.
Sesuai dengan kondisi saat ini, rata-rata sekolah sudah mulai melakukan PTM terbatas berdasarkan pernyataan menteri pendidikan dan kebudayaan Nadiem Makarim yang menyebutkan bahwa daerah yang berada di level 3 sudah boleh melakukan tatap muka dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.
Dengan demikian, pada PTM terbatas ini siswa dibagi menjadi dua shift. Peserta didik yang hadir hanya 25 persen dengan jam belajar 2 jam yang dilakukan 2 kali dalam sepekan. Peserta didik dibagi menjadi dua kemudian masuk dihari yang berbeda sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah.
Pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas ini dilakukan seperti biasa layaknya sekolah sebelum adanya virus corona. Kemudian untuk peserta didik yang tidak memiliki jadwal PTM tetap melakukan pembelajaran secara online seperti biasa.
Walaupun dinilai kurang efektif, tapi setidaknya PTM terbatas lebih baik dibandingkan dengan sekolah daring yang kadang kala membuat peserta didik tidak fokus dengan pelajaran disekolahnya.
Hal ini dikarenakan penggunaan gadget yang berlebihan tanpa diawasi orang tua dapat membuat peserta didik lengah dan pada akhirnya tidak fokus sehingga tujuan pembelajaran tematik tidak dapat tercapai.
Dosen Pengampu : Dea Mustika, S.Pd., M.Pd
Penulis: Dwi Yulia Ummairoh, Hanisa Rahmadini, Rizani Putri, Salsa Tria Diva, Sonya Najwa
Berita Lainnya +INDEKS
Peringati HUT Ke-81 RI dan Maulid Nabi, 3.000 Jemaah Padati Tabligh Akbar di Ciwidey
BANDUNG || Ribuan warga memadati kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Kawasan Ciwidey, Ka.
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Saksikan Ketamin 1,3 Ton Dibakar, Hasil Penggagalan MV King Sun
BATAM || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menya.
Ribuan Penambang Bergerak! Pembelian Timah Terhenti, Ekonomi Masyarakat Terancam
BELITUNG TIMUR || Ribuan masyarakat penambang bijih timah di Kabupaten Belitung Timur menda.
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
PANGKALPINANG || Asisten Intelijen (Asintel) Satlap Tricakti, Kolonel Inf Rudi Firmansyah, member.
Kaster TNI Pimpin Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Dabo Singkep, Kodam XIX Tuanku Tambusai Salurkan 636 Paket Sembako
LINGGA || Kaster TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan .
Satlap Tri Cakti Bongkar Penyelundupan Timah Ilegal di Belitung, 229 Kampil dan Perdana 37 Balok Disita
BELITUNG || Satlap Tri Cakti bersama Satgas Gabungan yang terdiri dari Posal Belitung dan KP3 Kab.







