pilihan +INDEKS
Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Se-Kota Pekanbaru Gelar Aksi Terkait Kasus Kejahatan Perbankan Bank Riau Kepri
Publikterkini.com - Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Se-Kota Pekanbaru melaksanakan Aksi untuk Mengkritisi Penanganan Kasus Kejahatan Perbankan Bank Riau Kepri di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau rabu ( 22/9/2021.
Hal ini disebabkan Penanganan kasus yang terjadi di Bank Riau Kepri terkesan lambat dan kurangnya transparansi sampai dimana dan siapa saja yang terlibat dalam kasus Kejahatan Perbankan ini.
Fakta yang mulai terungkap saat Majelis Hakim bertanya kepada saksi Dicky selaku Kepala perwakilan GRM Riau.
Hakim bertanya apakah pemberian fee hanya dilakukan kepada tiga terdakwa. Dicky menyatakan, semua kepala cabang, kepala cabang pembantu dan kepala kedai BANK RIAU KEPRI di seluruh wilayah kerja BANK RIAU KEPRI mendapat aliran fee asuransi kredit. Jaksa kemudian mencecar berapa total kepala cabang, cabang pembantu dan kedai BRK. “Sekitar 40, Pak Jaksa,” Kata Dicky.”
Dari Fakta diatas mulai muncul kecurigaan bahwa bukan hanya tiga orang yang terlibat,tetapi bisa jadi lebih banyak yang terlibat dalam kasus Bank Riau Kepri ini.
Tetapi kasus ini belum ada kejelasannya terkait oknum yang terlibat selain tiga terdakwa kasus Bank Riau Kepri tersebut.
Seharusnya lebih banyak lagi yang diperiksa terkait Kasus Bank Riau Kepri ini,agar BANK RIAU KEPRI benar benar bersih dari Mafia Perbankan.
“Kami melaksanakan Aksi ini untuk mendesak Kejaksaan Tinggi Riau dan seluruh Pihak yang berwenang agar menuntaskan kasus Bank Riau Kepri ini dengan cepat dan tuntas, Tuntas dalam hal ini bukan hanya Tiga oknum yang ditetapkan sebagai terdakwa tetapi seluruh oknum yang diduga terlibat juga harus diperiksa dan penanganan kasusnya juga harus transparan, agar kasus BANK RIAU Kepri ini benar-benar selesai dan kepercayaan Publik terhadap pihak berwenang terutama BANK RIAU KEPRI juga meningkat.” Ujar korlap aksi Farhan Gusmayendri.
Koordinator umum aksi, Hanafi Perdana Lubis juga menambahkan “ kami menduga ada lebih dari tiga oknum ini yang terlibat dalam kasus kejahatan perbankan bank riau kepri, maka dari itu kami mendukung penuh kejaksaan tinggi Riau dalam mengusut tuntas seluruh oknum oknum yang terlibat dalam kasus kejahatan perbankan bank riau kepri, jangan biarkan bank riau kepri ini yang merupakan icon perbankan provinsi riau sebagai sarang mafia perbankan.”
Dan kami SAPMA Pemuda Pancasila se-Kota Pekanbaru juga mendukung Kejaksaan Tinggi Riau dan Polda Riau untuk mengusut tuntas masalah ini tanpa ada pandang bulu dan bebas dari segala intervensi.
Berita Lainnya +INDEKS
Peringati HUT Ke-81 RI dan Maulid Nabi, 3.000 Jemaah Padati Tabligh Akbar di Ciwidey
BANDUNG || Ribuan warga memadati kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Kawasan Ciwidey, Ka.
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Saksikan Ketamin 1,3 Ton Dibakar, Hasil Penggagalan MV King Sun
BATAM || Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., menya.
Ribuan Penambang Bergerak! Pembelian Timah Terhenti, Ekonomi Masyarakat Terancam
BELITUNG TIMUR || Ribuan masyarakat penambang bijih timah di Kabupaten Belitung Timur menda.
Asintel Satlap Tricakti Beri Penjelasan Terkait Penanganan 53 Ton Pasir Timah di Air Merbau
PANGKALPINANG || Asisten Intelijen (Asintel) Satlap Tricakti, Kolonel Inf Rudi Firmansyah, member.
Kaster TNI Pimpin Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Dabo Singkep, Kodam XIX Tuanku Tambusai Salurkan 636 Paket Sembako
LINGGA || Kaster TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau langsung pelaksanaan Bakti Kesehatan .
Satlap Tri Cakti Bongkar Penyelundupan Timah Ilegal di Belitung, 229 Kampil dan Perdana 37 Balok Disita
BELITUNG || Satlap Tri Cakti bersama Satgas Gabungan yang terdiri dari Posal Belitung dan KP3 Kab.







