pilihan +INDEKS
Wanita di Tanah Bumbu Kalsel Dibunuh Keponakannya, Pelaku Kesal Karena Sering Dimarahi
Publikterkini.com - Seorang pria di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) berinisial SEW (45) tega menghabisi tantenya sendiri S.
Kasubag Humas Polres Tanah Bumbu, AKP I Made Rasa mengatakan, pembunuhan itu terjadi pada Kamis (26/8/2021). Pelaku membunuh tantenya lantaran sakit hati sering dimarahi.
"Pelaku melakukan perbuatan tersebut dengan motif dendam atau sakit hati dikarenakan pelaku tersebut sering dimarahi oleh korban," ungkap I Made Rasa dalam keterangan yang diterima, Sabtu (28/8/2021).
Bantu Korban Menjual Sate
Korban, ungkap Made Rasa, memiliki warung sate yang dikelola bersama keluarga.
Di warung sate itu pula, pelaku sehari-hari bekerja membantu korban.
Belakangan, korban menutup warung sate miliknya karena sakit.
Keluarga lainnya, yakni menantu korban bermaksud datang menjemput korban.
Namun, alangkah kagetnya menantu korban.
Setibanya di rumah menemukan korban sudah dalam kondisi bersimbah darah.
"Pada saat menantu korban masuk ke rumah korban, dia kaget melihat bercak darah setelah di ikuti bercak darah tersebut dari ruang depan sampai ke dapur dekat WC, di situ dia melihat korban meninggal dunia," ungkapnya.
Tak lama, menantu korban langsung menghubungi polisi.
Dari pemeriksaan di tubuh korban, terdapat luka tusuk di bagian dada yang mengeluarkan banyak darah.
"Seketika menantu korban berteriak memanggil suaminya sehingga korban pun langsung dibawa ke rumah sakit. Atas kejadian tersebut menantu korban melapor ke Polres Tanah Bumbu guna proses lebih lanjut," jelasnya.
Menerima laporan dari menantu korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku.
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







