pilihan +INDEKS
Diantar Keluarga ke Polsek Untuk Serahkan Diri, Pemuda Ini Malah Serang Polisi Dengan Senjata Tajam
Publikterkini.com - Awalnya, NY (25) diantar keluarganya ke Kepolisian Sektor (Polsek) Awayan, Kalimantan Selatan, untuk menyerahkan diri.
Pemuda asal Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel), itu terlibat kasus pembacokan.
Namun, setelah keluarganya pulang, dan NY digiring memasuki polsek untuk diperiksa, dia malah menyerang seorang anggota Polsek Awayan memakai senjata tajam.
Kapolres Balangan AKBP Zainal Arifin mengatakan, pelaku saat itu tidak diketahui membawa senjata tajam.
"Sesampainya di Polsek Awayan untuk diamankan pihak kepolisian, keluarga pelaku pun langsung pulang meninggalkan polsek," ujar AKBP Zainal Abidin kepada wartawan, Minggu (15/8/2021).
Setelah keluarganya pulang, pelaku kemudian bermaksud digiring oleh petugas ke dalam polsek untuk dimintai keterangan.
"Pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan melakukan penyerangan terhadap salah seorang petugas kepolisian," ungkapnya.
Usai membacok anggota polisi, pelaku kemudian kabur ke hutan.
Anggota polisi yang dibacok kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
"Atas kejadian itu, petugas gabungan dari Polda Kalsel, Polres Balangan dan Polsek Awayan langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku," jelasnya.
Setelah tiga hari pencarian, pelaku akhirnya berhasil diringkus saat bersembunyi di rumah orangtuanya.
"Tim gabungan melakukan pendekatan kepada warga dan keluarga pelaku untuk memberikan informasi dan membantu mengamankan pelaku," pungkasnya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun penjara.
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







