pilihan +INDEKS
Nekat Buka Saat PPKM Darurat, 2 Spa Diperiksa dan 19 Orang Dibawa ke Kantor Polisi
Publiterkini.com - Polrestabes Semarang mengamankan 19 orang dari spa yang nekat buka saat PPKM Darurat. Saat ke-19 orang itu diperiksa, ternyata ditemukan satu spa yang belum punya izin usaha.
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana, mengatakan 19 orang itu diamankan saat patroli gabungan hari Selasa (6/7) malam.
Mereka berasal dari dua spa yang berbeda yaitu di Semarang Barat dan Pedurungan.
"Diamankan 19 orang pria-wanita dan tempat usaha yang masih buka dan melayani. Ada pegawai, pengguna jasa, termasuk pemilik usaha (spa)," kata Indra di Mapolrestabes Semarang, Rabu (7/7/2021).
Dikatakan Indra Mardiana, terkait sanksi pelanggaran PPKM Darurat akan diserahkan kepada Pemkot Semarang.
"Tidak ada izin kita serahkan Pemkot. Kalau ada pidana kita lakukan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.
Namun, polisi tak segan akan menindak jika ditemukan adanya unsur pidana.
"Kalau ada pidananya kita lakukan penindakan. Seperti mempekerjakan anak di bawah umur kenanya UU mempekerjakan anak di bawah umur," jelasnya.
Ia menegaskan peraturan PPKM Darurat akan diberlakukan hingga 20 Juli 2021. Bagi bidang usaha yang boleh buka pun dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 20.00 WIB.
Berita Lainnya +INDEKS
Napi Sering Kabur di Riau, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
JAKARTA || Anggota Komisi XIII DPR RI, Arisal Aziz, Kecewa berat dengan kinerja Kepala Kanwil Pem.
Kemewahan di Balik Tembok Penjara — GMPK: Jangan Tutupi Kebenaran
JAKARTA | | Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) melalui Ketua Umum Dewan Pengurus Pus.
BBHR PDI Perjuangan Adukan Firman ke Polda, Berita HGB STC Dipersoalkan
JAKARTA || BBHR PDI Perjuangan laporkan Firman, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Hanura, k.
Ketua Komisi III DPR RI dan M Rahul Terima Aspirasi Tokoh Masyarakat Beutong Ateuh
JAKARTA - Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Ace.
Demo Akbar Desak Hukum Mati Koruptor Kakap dan Segera Sahkan UU Perampasan Aset
JAKRTA || Demo Akbar mahasiswa dan berbagai elemen penggiat anti korupsi mendesak Presiden Prabow.
Srikandi dari Pariaman, Dhifla Wiyani Lolos Jadi Hakim Agung Kamar Pidana MA
JAKARTA || Sebuah catatan sejarah dan kebanggaan baru terukir bagi masyarakat Sumatera Barat, khu.







