pilihan +INDEKS
Pasutri di Kupang Dibacok Tetangganya Saat Nonton Pertandingan Bola
Publikterkini.com - Di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pasangan suami istri (pasutri) menjadi korban penganiayaan, Sabtu (3/7/2021).
Indra Haryadi Kasim (44) dan Yeni Hayati (32), asal Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, dibacok tetangganya, Sabrudin Abusaman (45), saat sedang menonton pertandingan bola, sekitar pukul 04.30 Wita.
Pasutri tersebut kini dalam keadaan kritis dan menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Kupang.
Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Manasye Jaha mengatakan, kejadian berawal saat korban pasutri ini bersama warga setempat sedang menonton siaran langsung sepak bola di rumahnya, Sabtu, sekitar pukul 24.00 Wita.
Kemudian, Minggu (4/7/2021) sekitar pukul 01.00 Wita sang istri masuk dalam kamar untuk tidur.
Selanjutnya, sekitar pukul 03.00 Wita, istrinya mendengar suara keributan di depan rumahnya.
Mendengar itu, Yeni lalu keluar. Saat keluar, betapa terkejutnya ia melihat sang suami sudah dalam keadaan tertidur di jalan raya sambil dianiaya pelaku dengan parang.
Melihat itu, sang istri langsung berteriak meminta tolong warga sekitar, namun pelaku langsung meghampirinya dan memukul korban dengan gagang parang.
Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri.
Tetangga yang melihat kedua korban mengalami luka langsung membawanya ke RS Bhayangkara Kupang.
"Korban masih dirawat di RSB Kupang dan kita belum bisa periksa," kata Hasri kepada wartawan, Minggu petang.
Kata Hasri, pihaknya belum mengetahui pasti alasan Sabarudin menganiaya pasutri tersebut. Sebab, pelaku masih buron.
Saat ini, lanjut Hasri, anggotanya masih memburu pelaku.
Berita Lainnya +INDEKS
PH Sukma Dewi Bongkar Polemik Dana Rp11 Miliar, Ellyatun Disomasi
PEKANBARU || Persoalan harta peninggalan keluarga almarhum H. Ahmad Bebas mencuat setelah Sukma D.
Liputan HUT RI di Minas Berujung Dugaan Ancaman terhadap Wartawan
SIAK || Seorang wartawan Catatanriau.com, Idris Harahap, mengaku mengalami intimidasi dan ancaman.
Lagi Perawatan di Klinik Kecantikan, Bos Besar Narkoba Kampung Bahari di Tangkap BNN RI
JAKARTA || Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap MR alias Bos Gendut, bandar narkoba besar di .
Advokat Bentrok dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
PEKANBARU || Ketegangan antara seorang advokat dan sejumlah orang yang diduga debt collector (DC).
Hakim Vonis Rata Abdul Wahid dan Kawan-Kawan 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
PEKANBARU || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan upaya hukum banding atas vonis 2 tahun.
DPW GMPK Riau Kecam Keras Pengeroyokan Jurnalis di Siak: Intimidasi Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
PEKANBARU || Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau.







