Kanal

Efektivitas Belajar Daring Hanya 33 Persen

Publikterkini.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru meminta para guru kreatif dalam menyampaikan materi pelajaran dalam pembelajaran daring. Guru diminta membuat modul pelajaran yang mudah dipahami siswa. 

"Dari keterangan PBB, efektivitas belajar daring itu hanya 33 persen," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, hari ini. 

Menurutnya, melihat kurang efektif belajar daring, maka pihaknya sempat melaksanakan uji coba belajar tatap muka selama dua pekan saat pandemi Covid-19. 

Namun, belajar daring kembali diterapkan melihat sebaran kasus Covid-19 yang kembali meningkat di Kota Pekanbaru. 

"Kami berkeinginan, jika PPKM level IV ini selesai, itu sekolah kita buka langsung. Namun kita utamakan pada daerah-daerah tertentu," terangnya. 

Pihaknya berencana memulai belajar tatap muka pada wilayah zona kuning atau tingkat resiko ringan. Sekolah yang berada pada kecamatan zona kuning dapat melaksanakan belajar tatap muka terbatas. 

Pilihan belajar tatap muka dalam kondisi saat ini dikatakan Ismardi sangat dilematis. Disatu sisi pemerintah tidak ingin para siswa terkonfirmasi Covid-19. Disisi lainnya ada pelajaran tertentu yang memerlukan komunikasi dua arah, dan tidak bisa disampaikan secara daring. 

"Makanya kita gunakan modul. Guru buat video pembelajaran. Kita minta guru kreatif membuat video dengan contoh-contohnya. Jadi seolah-olah guru berbicara di depan muridnya," ungkapnya. 

Karena dikatakan Ismardi, ada sebagian guru hanya mengirimkan konten pelajaran, namun konten tersebut tidak dijelaskan. Sama saja guru tersebut tidak melaksanakan tugasnya. *

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER