BENGKALIS || Di tengah teriknya cuaca dan medan hutan yang sulit ditembus, prajurit Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama unsur gabungan terus berjibaku melawan kobaran api yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Melalui personel Koramil jajaran Kodim 0303/Bengkalis yang bersinergi dengan Polri, Manggala Agni, dan BPBD, upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan secara terpadu di Desa Temeran, Desa Gayung, Desa Gemala, dan Desa Lubuk Gaung guna mengendalikan penyebaran api serta mencegah dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan masyarakat, Sabtu 22/8/26.
Dalam pelaksanaan pemadaman, tim gabungan menghadapi berbagai tantangan, terutama kondisi cuaca yang sangat panas yang menyebabkan potensi api kembali muncul serta mempercepat penyebaran titik panas. Selain itu, kondisi medan yang sulit menjadi kendala tersendiri karena lokasi kebakaran hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki, sehingga membutuhkan ketahanan fisik dan koordinasi yang baik antarpersonel di lapangan.
Komandan Kodim 0303/Bengkalis menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. “Kami terus bersinergi dengan Polri, Manggala Agni, BPBD, dan unsur terkait lainnya untuk melakukan pemadaman secara maksimal. Meskipun menghadapi medan yang sulit dan cuaca yang kurang mendukung, personel tetap melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi mencegah meluasnya kebakaran,” ujar Dandim.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah daerah dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana karhutla, serta memastikan kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan.(A-R)