POLSEK BANDAR SEIKIJANG MONITORING PETERNAKAN AYAM PETELUR BUMDES, DUKUNG KETAHANAN PANGAN DI PELALAWAN

Rabu, 02 September 2026

PELALAWAN II Personel Polsek Bandar Sei Kijang, Polres Pelalawan, Polda Riau melaksanakan monitoring ke peternakan ayam petelur milik BUMDes Muda Amanah di Desa Muda Setia, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 2 September 2026.

Monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Bandar Sei Kijang.

Kapolsek Bandar Sei Kijang AKP Abdul Halim, S.E., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memastikan kegiatan usaha BUMDes berjalan aman, lancar, dan tidak terkendala.

"Kegiatan monitoring ini adalah langkah nyata Polri dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan. Kami ingin memastikan peternakan ayam petelur milik BUMDes Muda Amanah dapat terus produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Muda Setia," ujar AKP Abdul Halim.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga berdialog dengan pengelola dan pekerja peternakan. Beberapa hal yang dicek antara lain kondisi kandang, kesehatan ayam, ketersediaan pakan, serta keamanan lingkungan sekitar peternakan.

AKP Abdul Halim menambahkan, BUMDes memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi desa. Dengan adanya peternakan ayam petelur ini, diharapkan kebutuhan telur di tingkat desa dan kecamatan dapat terpenuhi, sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga setempat.

"Kami dari Polsek Bandar Sei Kijang akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan pengelola BUMDes. Jika ada kendala terkait keamanan maupun gangguan lainnya, silakan segera koordinasi dengan kami," tambahnya.

Pengelola BUMDes Muda Amanah menyambut baik kegiatan monitoring tersebut. Mereka menilai kehadiran Polri memberikan rasa aman dan motivasi tambahan bagi para pekerja untuk menjaga keberlangsungan usaha.

Melalui kegiatan ini, Polsek Bandar Sei Kijang menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pangan.

Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi peternakan terpantau aman dan kondusif.