Panen Jagung Pipil Kuartal III di Desa Lubuk Ogong Dukung Program Astacita Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 28 Juli 2026

PELALAWAN II Dalam rangka mendukung program Astacita Presiden RI di bidang ketahanan pangan nasional, Pemerintah Desa Lubuk Ogong bersama kelompok tani setempat menggelar panen jagung pipil Kuartal III Tahun 2026, Kamis (28/7/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.20 WIB itu berlangsung di lahan pertanian Desa Lubuk Ogong, Jalan Batin Payung RT 01 RW 01, Dusun Mekar, Desa Lubuk Ogong, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan.

Panen ini merupakan hasil tanam pada 7 Maret 2026 lalu atau masuk Kuartal I 2026 dengan luas lahan 2 hektar. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Polsek Bandar Sei Kijang, perangkat desa, pengelola BUMDes, hingga anggota kelompok tani. Di antaranya:

1.  *IPDA DEDI EFRIADI, http://S.AP.* - Kanit Reskrim Polsek Bandar Sei Kijang mewakili Kapolsek

2.  *AIPTU JAMAL PUTRA* - Ps. Kanit Intelkam Polsek Bandar Sei Kijang  

3.  *AIPTU ZULFADLI, S.H.* - Bhabinkamtibmas Kelurahan Sei Kijang

4.  *AIPTU ASPAN HARI, S.H.* - Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Ogong

5.  *BOBI RESKI ILAHI, S.H.* - Bhabinkamtibmas Desa Muda Setia

6.  *YONO TEGUH SANTOSO* - Manager BUMDes Lubuk Ogong

7.  *Anggota Kelompok Tani Berkah* Desa Lubuk Ogong

Manager BUMDes Lubuk Ogong, Yono Teguh Santoso menyampaikan bahwa hasil panen kali ini mencapai ± 1 ton jagung pipil. Angka tersebut belum maksimal karena dipengaruhi cuaca tidak menentu selama masa tanam hingga panen.

“Cuaca ekstrem beberapa bulan terakhir cukup berdampak pada produktivitas. Meski begitu kami tetap bersyukur dan ini menjadi evaluasi untuk tanam berikutnya agar hasilnya bisa lebih optimal,” ujarnya di lokasi panen.

Usai dipanen, jagung akan melalui tahap lanjutan berupa proses pengeringan dengan cara dijemur. Setelah kering, dilanjutkan dengan pemisahan biji dari bonggol jagung agar siap untuk dipasarkan atau dijadikan bahan pangan.

Kapolsek Bandar Sei Kijang melalui Kanit Reskrim IPDA Dedi Efriadi mengapresiasi sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, BUMDes dan kelompok tani. Menurutnya, kegiatan seperti ini sejalan dengan Astacita Presiden untuk memperkuat swasembada pangan dari tingkat desa.

“Kami dari kepolisian siap mendukung dan mengamankan setiap program ketahanan pangan di wilayah. Dengan adanya lahan produktif ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian warga sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan,” kata Dedi.

Seluruh rangkaian kegiatan panen jagung pipil ini berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar.

Panen di Desa Lubuk Ogong ini menjadi salah satu bukti nyata dukungan pemerintah desa terhadap program ketahanan pangan nasional, sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui BUMDes dan kelompok tani binaan.