LSM LIRA Riau Perketat Pengawasan BUMD dan APBD, Dugaan Penyimpangan Akan Dikawal Hingga Pusat

Kamis, 25 Juni 2026

PEKANBARU  || Gubernur LSM LIRA Provinsi Riau, Said Firmansyah, bersama empat pengurus LIRA Riau menghadiri Pra Musyawarah Nasional (Pra Munas) LSM LIRA yang berlangsung di Hotel Danau Toba Internasional, Medan, Sumatera Utara, pada 19–21 Juni 2026.

 

Kegiatan yang dipimpin langsung Presiden LSM LIRA, Jusuf Rizal, tersebut membahas persiapan Munas 2027 sekaligus memperkuat peran LIRA dalam mengawasi pengelolaan keuangan negara dan daerah, khususnya APBD dan BUMD.

 

Dalam forum tersebut, Said Firmansyah menegaskan bahwa LSM LIRA Riau akan memperketat pengawasan terhadap penggunaan uang rakyat di Provinsi Riau. Menurutnya, kondisi keuangan daerah dan berbagai persoalan yang membebani APBD harus menjadi perhatian serius seluruh pihak.

 

"LSM LIRA tidak akan tinggal diam melihat potensi penyimpangan anggaran. Setiap rupiah uang rakyat harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pejabat yang bekerja dengan baik tidak perlu takut, tetapi mereka yang mencoba menyalahgunakan kewenangan harus siap menghadapi pengawasan publik," tegas Said Firmansyah.

 

Ia juga menyampaikan bahwa LSM LIRA Riau telah memperkuat organisasi hingga tingkat pemuda dan mahasiswa guna memperluas fungsi kontrol sosial di tengah masyarakat.

 

Pernyataan tersebut mendapat dukungan penuh dari Presiden LSM LIRA, Jusuf Rizal, yang menegaskan kesiapan LIRA Pusat untuk mengawal berbagai laporan dari daerah hingga ke lembaga penegak hukum di tingkat nasional.

 

Dengan semangat Mendengar, Melihat, dan Berbuat, LSM LIRA Riau menegaskan komitmennya untuk berada di garis depan mengawal APBD, proyek pemerintah, dan BUMD agar pengelolaan keuangan daerah berjalan bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.