
PEKANBARU || PSPS Pelanbaru kembali bermain imbang di Stadion Kaharuddin Nasution, Sabtu (28/2). PSPS yang menjamu Garudayaksa FC tanpa penonton gagal meraih poin penuh setelah 90 menit bermain tanpa gol alias skor 0-0.
Di babak pertama, PSPS memang mendominasi penguasaan bola atas tim tamu Garudayaksa FC. Namun begitu, peluang yang ada tak mampu mengubah papan skor.
Begitu juga dengan tim tamu yang beberapa kali mendapatkan peluang untuk membobol gawang PSPS. Namun, peluang tersebut belum mampu mencetak gol ke gawang PSPS.
Memasuki babak kedua, kedua tim tampak saling jual beli serangan. Beberapa peluang tercipta oleh kedua tim.
Salah satu peluang berbahaya tercipta oleh pemain Garudayaksa FC, lewat tendangan keras Everton Nascimento. Everton nyaris membobol gawang PSPS setelah tendangan kerasnya diblok oleh oleh penjaga gawang PSPS Erlangga Setyo.
Sementara PSPS yang sama-sama menyerang tampak belum menciptakan peluang yang berbahaya penjaga gawang Garudayaksa FC Yoewanto Benny.
Memasuki menit 75', Garudayaksa kembali melakukan tembakan ke bawang PSPS lewat Alfin Faiz. Namun, tembakan yang dilancarkan Alfin masih sangat mudah diamankan oleh Erlangga.
Menit 85', Alfin Faiz kembali membuka peluang untuk Garudayaksa. Sayangnya, tembakan Alfin dari dalam kotak penalti jauh melambung di atas mistar gawang PSPS.
Tak berselang lama, kini giliran PSPS yang mendapatkan peluang. Hari Nur Yulianto, yang baru saja masuk menggantikan Vieri Donny, nyaris membobol gawang Garudayaksa.
Hari yang bebas mengarahkan tandukannya ke gawang Garudayaksa berhasil digagalkan Rudi N Rajak, yang masuk menggantikan Yoewanto di babak kedua.
Hingga menit 90', skor 0-0 tak kunjung berubah. Dengan tambahan waktu 6 menit tambahan, kedua tim tampak meningkatkan intensitas serangan. Kedua tim saling jual beli serangan di menit-menit akhir.
Akan tetapi, enam menit waktu tambahan tak juga mampu mengubah skor kedua tim. Skor 0-0, dan masing-masing mendapatkan satu poin.