Dapat Perintah dari Danrem, Sat Intel Korem 031/WB Tangkap Bandar Sabu di Inhu

Rabu, 22 Mei 2024

PUBLIKTERKINI.COM,Inhu - Satuan Intel Korem 031/WB berhasil amankan 4 orang pelaku pengedar narkoba beserta barang bukti shabu shabu seberat 205 Gram

Tugas memberantas narkoba ini memang berat, penguasa atau bandar narkoba itu adalah musuh negara namun bila di kerjakan dengan sungguh sungguh akan menjadi ringan, Selasa 21 Mei 2024 pukul 09.30 WIB,

Pada hari senin tanggal 20 Mei 2024 pukul 09.00 WIB, telah diperoleh informasi dari masyarakat maraknya peredaran narkoba jenis sabu di kecamatan batang gansal kabupaten Inhu, Riau.

Berdasarkan informasi itu Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dany Racka S.A.P.,M.Han, memerintahkan dan tim intel rem Mayor Inf zulkarnain 031//WB, untuk melakukan penyelidikan dan menegaskan tangkap apabila terdapat barang bukti narkoba kepada para pelaku di kecamatan batang gansal.

Selanjutnya personel bergerak cepat yang  berjumlah 10 Orang personel tim intel Rem 031/WB yang di pimpin kapten Inf Afrizal Ramadhan, Wadan tim intel Rem 031/WB, untuk melakukan penangkapan,  atas kinerja personil di lapangan sehingga membuahkan hasil yang baik.

dari empat pelaku yang di amankan satu diantaranya wanita, dengan Identitas sebagai berikut:

Juni Parningotan (Bagan Batu 01 Juni 2000, LK, KM 16 kecamatan batang gansal kabupaten Inhu) merupakan kaki tangan Ibu Ani.

Muhammad MP (Danau Rambai, 11 Nov 1992, LK, danau rambai kecamatan batang gansal kabupaten inhu) merupakan adik kandung dan kaki tangan Ibu Ani.

Ibu Ani (Keritang 12 Juni 1985, PR, Km 14 desa danau rambai kecamatan batang gansal kabupaten Inhu) pengedar/pemilik barang.

Disek (Sulawesi, 25 Des 1977, LK, Jalan Lintas Timur desa ringin kecamatan batang gansal kabupaten inhu) Pengedar dan Sumber Barang Ibu Ani.

Pertama kali ditemukan salah satu diduga pengedar narkoba jenis sabu yakni Ibu Ani kritang 12 Juni 1985, KM 14 desa danau rambe kecamatan batang gansal kabupaten inhu, dimana beberapa sumber menyampaikan bahwa siapapun yang membeli narkoba kepada Ibu Ani, pasti diberikan.

Selanjutnya pada hari selasa tanggal 21 Juni 2024 pukul 09.00 WIB, setelah melaksanakan briefing, Salah seorang Personel Kopda Yulius melaksanakan undercover dan menuju kediaman Ibu Ani dengan menggunakan sepeda motor dan personel lainnya mengikuti menggunakan kendaraan roda empat.

Setiba di TKP,  personel yang melaksanakan undercover  langsung melakukan transaksi narkoba dan dilayani oleh  Juni Parnginotan (Kaki Tangan Ibu Ani), dan setelah transaksi langsung dilakukan penyergapan serta mengamankan 3 Paket bungkus kecil narkoba jenis sabu.

Setelah dilakukan pengembangan, barang tersebut merupakan milik Ibu Ani yang saat itu berada di rumah kontrakan gang tanah tungku desa danau rumbai kecamatan batang gansal, kemudian 1 Tim menuju ke lokasi, setiba di lokasi pelaku diamankan Muhammad MP (Adik Kandung) dengan barang bukti 5 bungkus paket kecil jenis sabu.

Hasil pengembangan bahwa barang tersebut milik Ibu Ani, saat itu sedang menunggu anak sekolah di TK tunas baru KM 13 desa danau rambai kecamatan batang gansal, selanjutnya Tim menuju ke lokasi dan sesampai di lokasi Tim langsung mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu yang disimpan dalam dompet sebanyak 17 bungkus paket kecil." Katanya

Kemudian dilakukan pengembangan bahwa Ibu Ani memperoleh barang tersebut dari saudara disek yang beralamat Jalan Lintas Timur Desa Ringin Kecamatan Batang Gansal kabupaten Inhu, mendapat keterangan selanjutnya 1 Tim langsung bergerak menuju lokasi tersebut dengan membawa Ibu Ani.

Setibanya di lokasi langsung tim Intel Korem 031/WB mengamankan saudara disek didalam rumahnya dengan barang bukti diperkirakan sebanyak 2 ons.

Barang Bukti yang dinamakan dari ke 4 orang pelaku yakni 3 Bungkus Paket Kecil Narkoba Jenis Sabu bersama Juni Parningotan

Muhammad MP : 5 Bungkus paket kecil Narkoba Jenis Sabu dan 1 Unit Hp Merk Vivo Y 16, 1 Kotak Kaca Pirex, 1 Buah Alat Hisap, tas hitam, dan bungkusan plastik bening

Ibu Ani : 17 bungkus paket kecil narkoba jenis sabu, 1 Unit Timbangan Digital, Hp Merk Vivo Y 17, 2 Kotak Kaca Pirex Bungkusan Plastik Bening, uang sebesar Rp. 625.000,-, Dompet besar warna coklat Merk MK.

Saudara Disek : 38 Bungkus paket masing-masing seberat 4,5 Gram Narkoba jenis sabu, 43 bungkus paket kecil narkoba jenis sabu, timbangan digital merk marlboro, timbangan digital merk digital electronic scale, KTP a.n Disek, 1 unit Hp nokia, 1 Hp Merk Vivo, 1 Hp merk Redmi, 1 buah Power Bank, dompet warna coklat Merk Levis, 1 buah SIM A,  uang sebesar Rp. 302.000,- , 1 buah alat hisap, 1 Buah ATM Bank BNI, 10 bungkus besar plastik bening, Tas HP/Tas pinggang warna cokelat, 3 buah buku catatan, 1 buah pisau cater, 1 buah mancis.

Selanjutnya Pukul 11.00 WIB, ke 4  tersangka  dibawa ke Kantor Koramil 03/Seberida Kodim 0302/Inhu untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna proses pengembangan penyelidikan."tutupnya