PELALAWAN II Dalam upaya membangun kedekatan dan kepercayaan publik antara Polri dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, Polsek Bandar Sei Kijang, Polres Pelalawan, kembali menggelar kegiatan Gerakan SAJADAH (Safari Jama'ah Berdaya), Rabu (04/11/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sekira pukul 05.15 WIB, bertempat di Mushola Daarul Maarif, Jalan Pak Uo Lintas Timur KM 34, Kelurahan Sei Kijang, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan.
Giat Gerakan SAJADAH kali ini dilaksanakan oleh AIPTU Susanto selaku Bhabinkamtibmas Polsek Bandar Sei Kijang bersama BRIPTU Prasetyo Ba Unit Reskrim Polsek Bandar Sei Kijang, serta diikuti oleh jamaah Mushola Daarul Maarif sebanyak ± 25 orang.
Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Subuh berjamaah, dilanjutkan dengan penyampaian pesan-pesan Kamtibmas oleh Bhabinkamtibmas dan diakhiri dengan dokumentasi kegiatan bersama jamaah.
Dalam penyampaiannya, AIPTU Susanto menyampaikan beberapa pesan Kamtibmas penting, diantaranya:
1. Penguatan Kamtibmas berbasis partisipasi masyarakat.
2. Pencegahan penyalahgunaan narkoba, perjudian, serta potensi gangguan sosial lainnya.
3. Penguatan toleransi, kerukunan, dan kohesi sosial di tengah masyarakat.
4. Peningkatan literasi digital serta kewaspadaan terhadap hoaks dan provokasi.
5. Peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas.
6. Peningkatan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan Karhutla dan perlindungan lingkungan.
7. Penguatan kolaborasi dan kemitraan antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat.
8. Membangun public trust melalui kehadiran Polri yang humanis, responsif, dan komunikatif.
Kapolsek Bandar Sei Kijang melalui Bhabinkamtibmas menyampaikan bahwa Gerakan SAJADAH merupakan program rutin Polsek sebagai bentuk kehadiran Polri yang humanis di tengah masyarakat.
"Melalui Gerakan SAJADAH ini kita ingin lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat yang hadir dalam kegiatan keagamaan. Dengan begitu, situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terwujud," ujar AIPTU Susanto.