PEKANBARU || Pengurus Ikatan Alumni Teknik Universitas Riau (IKA Teknik UNRI) periode 2026–2030 menyatakan siap mengikuti prosesi pelantikan yang akan digelar pada Selasa, 29 September 2026 di Hotel Alpha Pekanbaru.
Pelantikan tersebut tidak hanya menjadi momentum pengukuhan kepengurusan baru, tetapi juga diarahkan sebagai ruang memperkuat jejaring antara alumni, dunia industri, akademisi, dosen, dan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Riau.
Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan IKA Teknik UNRI, Anis Murzil, ST, mengatakan seluruh persiapan kegiatan telah dilakukan dan panitia terus memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah, persiapan pelantikan sudah kita lakukan. Kami ingin momentum ini bukan sekadar seremoni pelantikan pengurus, tetapi menjadi titik awal untuk memperkuat kembali jejaring alumni Teknik UNRI dengan kampus, dunia usaha dan dunia industri,” ujar Anis.
Menurutnya, keterlibatan dosen dan mahasiswa juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Alumni Teknik UNRI diharapkan tidak hanya menjadi jaringan profesional bagi sesama alumni, tetapi juga dapat membuka ruang kolaborasi dan transfer pengalaman bagi generasi mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
“Karena itu kami mengundang para dosen dan mahasiswa untuk hadir. Kami ingin ada ruang pertemuan antara alumni yang sudah berada di dunia profesional dengan mahasiswa dan sivitas akademika. Dari sana mudah-mudahan muncul gagasan, peluang kerja sama, bahkan peluang bisnis dan inovasi baru,” katanya.
*Menangkap Peluang Industri Hijau Digital*
Salah satu agenda yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut adalah kehadiran Dennis Tedja, yang dalam kegiatan ini hadir sebagai Hong Kong Cyberport Ambassador for Indonesia sekaligus CEO Opus Solutions Limited Hong Kong.
Anis mengatakan kehadiran Dennis menjadi momentum bagi IKA Teknik UNRI untuk membuka perspektif baru mengenai perkembangan teknologi dan peluang industri global yang dapat dimanfaatkan oleh para sarjana teknik di Riau.
“Kita mendapatkan momentum dengan adanya kunjungan dari Hong Kong Cyberport. Karena itu kami ingin membawa perspektif global ke Pekanbaru. Kita ingin para sarjana teknik di Riau tidak hanya melihat peluang dari pasar lokal, tetapi juga memahami bagaimana teknologi dan ekosistem industri global dapat diakses dan dimanfaatkan,” jelasnya.
Cyberport sendiri merupakan ekosistem teknologi digital Hong Kong yang dimiliki sepenuhnya oleh Pemerintah HKSAR dan berperan sebagai pusat teknologi digital serta akselerator AI. Ekosistem ini menghimpun ribuan perusahaan teknologi dan mencakup bidang seperti AI, big data, smart living, fintech, blockchain, transportasi, konstruksi, lingkungan hijau dan berbagai sektor lainnya.
Menurut Anis, karakter ekosistem tersebut relevan dengan tantangan yang sedang dihadapi dunia industri, termasuk kebutuhan terhadap transformasi digital, efisiensi energi, teknologi ramah lingkungan, smart city, manufaktur cerdas hingga penerapan AI dalam berbagai sektor.
*IKA Teknik Jadi Jembatan Alumni dan Industri*
Sementara itu, Ketua IKA Teknik UNRI, H. Zulhendri, S.PWK, M.Si, mengatakan kepengurusan baru membawa semangat menjadikan IKA Teknik UNRI sebagai wadah yang lebih aktif dalam mempertemukan alumni, perguruan tinggi dan dunia industri.
“Kita ingin IKA Teknik UNRI hadir bukan hanya sebagai organisasi alumni, tetapi sebagai jaringan profesional yang memberikan manfaat nyata. Alumni kita tersebar di berbagai sektor, mulai dari konstruksi, energi, perkebunan, manufaktur, teknologi hingga pemerintahan,” ujar Zulhendri.
Ia mengatakan potensi tersebut perlu dikonsolidasikan sehingga jaringan alumni dapat menjadi kekuatan untuk membangun kolaborasi dan membuka peluang yang lebih luas bagi anggota IKA Teknik UNRI maupun masyarakat Riau.
“Kita juga ingin adik-adik mahasiswa melihat bahwa setelah lulus nanti mereka memiliki jaringan yang luas. Dunia kerja berubah sangat cepat. Karena itu kemampuan teknik harus dipadukan dengan kemampuan melihat peluang, teknologi, inovasi dan jejaring global,” katanya.
Zulhendri juga menyambut kehadiran perspektif dari ekosistem teknologi Hong Kong dalam kegiatan tersebut.
“Ini kesempatan yang baik untuk melihat bagaimana teknologi dapat menjadi bagian dari transformasi industri. Kita ingin alumni Teknik UNRI mampu menangkap peluang tersebut dan membawa manfaatnya ke Riau,” ujarnya.
Pelantikan Pengurus IKA Teknik UNRI periode 2026–2030 sekaligus pelantikan IKA Teknik Kimia, IKA Teknik Sipil dan IKA Teknik Arsitektur tersebut akan mengangkat tema “Industri Hijau Digital dan Peluang Insinyur Riau di Panggung Global.”
Kegiatan akan berlangsung pada Selasa, 29 September 2026, mulai pukul 12.30 WIB di Hotel Alpha, Jalan Imam Munandar (Harapan Raya), Pekanbaru.